Oleh : Putri Wahyuni
(Mahasiswa Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam)
Mengapa manusia
Seringkali mematahkan saya
Bahkan hingga lumpuh?
Lebih baik saya berjalan
Tak tahu arah
Daripada harus dibuat patah
Seperti ini.
Patah sepatah patahnya
Lumpuh selumpuh lumpuhnya
Lalu saya tak bisa berbuat apa apa.
Salah memang
Jika saya memupuk dendam hingga subur
Tapi luka hati ini
Akan menjurang
Selamanya.
Saya tidak minta
Untuk dimengerti
Tapi
Jangan patahkan saya
Seperti ini.