Suarakampus.com– Dewan Eksekutif Mahasiswa Universitas (DEMA-U) UIN Imam Bonjol Padang menegaskan komitmennya menjalankan amanah AD/ART organisasi dan memperkuat koordinasi dengan DEMA fakultas serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Mahasiswa (Presma) Hidayatul Fikri pada Kamis (05/09).
Presma Fikri mengungkapkan bahwa kinerja DEMA-U telah berjalan sesuai rencana dan beberapa program masih dalam proses pelaksanaan. “Alhamdulillah, koordinasi telah dilakukan dengan membentuk grup bersama Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP), DEMA, dan UKM,” ujarnya.
Presma Fikri menegaskan DEMA-U berperan sebagai katalisator aspirasi mahasiswa dalam merespons kebijakan kampus. Ia mengatakan kebijakan yang merugikan mahasiswa maupun masyarakat akan selalu dikawal.
Fikri menambahkan DEMA-U fokus mengawal isu strategis, termasuk keberatan atribut PBAK yang dibebankan kepada mahasiswa baru dan peninjauan ulang Uang Kuliah Tunggal (UKT) 2025–2026. “Kami sudah menyampaikan aspirasi kepada pimpinan rektorat,” katanya.
Presma Fikri menjelaskan DEMA-U bersama aliansi mahasiswa, masyarakat, dan BEM se-Sumatera Barat turun ke jalan melakukan aksi damai. “Itu bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kebijakan nasional,” tegasnya.
Fikri memaparkan program kementerian yang sedang berjalan, seperti persiapan Olimpiade Sains Madrasah pada Oktober dan koordinasi Kementerian Luar Kampus dengan BEM se-Sumatera Barat. “Bahkan kami sudah mengikuti Musyawarah Nasional BEM Seluruh Indonesia,” lanjutnya.
Presma Fikri menyebutkan program jangka pendek telah mengoordinasikan visi organisasi ke seluruh HMP dan Ormawa di UIN IB. Ia menekankan pentingnya semua pihak untuk terus mengawal jalannya organisasi.
Fikri berharap mahasiswa ikut terlibat aktif dalam mengawal isu-isu kampus maupun nasional. “Ini tugas kita sebagai mahasiswa untuk berpihak pada kebijakan yang benar,” harapnya.
Presma Fikri mengingatkan waktu kepengurusan DEMA-U hanya tersisa enam bulan sehingga target kerja harus segera dituntaskan. “Ini tantangan bagi seluruh kementerian untuk mewujudkan program,” tuturnya.
Fikri menutup pernyataannya dengan rasa syukur atas capaian DEMA-U sejauh ini. “Hal ini menunjukkan keberadaan DEMA-U memberi dampak bagi mahasiswa dan masyarakat,” pungkasnya. (ver)
Wartawan: Zahra Mustika, Najwalin Syofura