Ramadan Momentum Puncak Perbaikan Diri dan Pelatihan Spiritual Umat Islam

Khalid Basalamah memberikan penjelasan tentang Ramadhan dan momentum spiritual. Sumber : Putri Wahyuni/ Suarakampus.com

Suarakampus.com– Ramadhan menjadi momentum puncak kaum muslim untuk menyempurnakan diri dan meningkatkan kualitas spiritual. Pesan tersebut disampaikan dalam kajian Khalid Basalamah yang ditayangkan kanalnya. Kamis (19/2)

Dalam ceramahnya, Khalid Basalamah menjelaskan, Ramadhan bukan sekadar rutinitas tahunan. “Ramadhan merupakan waktu terbaik untuk menyempurnakan ibadah yang sebelumnya kurang maksimal,” jelasnya.

Khalid melanjutkan, Ramadhan juga merupakan puncak penyempurnaan ibadah seorang hamba. “Selain itu, juga merupakan waktu yang sangat cocok untuk memohon ampunan,” lanjutnya.

Dalam kajian singkat tersebut, penceramah ini menegaskan, Ramadhan juga menjadi sarana peningkatan kemampuan spiritual. “Sebagai bekal sebelas bulan ke depan setelah Idulfitri,” tegasnya.

Menurutnya, di bulan Ramadhan seseorang belajar meningkatkan skill spiritualnya. “Bukan pada bulan ini saja, namun sampai bertemu Allah,” sebutnya.

Selain itu, Khalid menyebut Ramadhan merupakan momen langka yang disambut seluruh umat Islam. “Di manapun umat Islam berada, di kota besar maupun desa terpencil,” sebutnya.

Alumnus Madinah ini memaparkan, hendaknya ramadhan dijadikan momen untuk melatih diri. “Jika sebelumnya belum pernah salat malam, usahakan pada ramadhan dikerjakan,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengungkapkan, seharusnya umat Islam bersemangat dalam membaca dan mentadaburi Al-Qur’an. “Bahkan lebih baik berusaha menghafalnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Ramadhan bisa menjadi rem untuk menghentikan roda kesalahan. “Mulai dari dusta, gibah, fitnah, hingga perbuatan yang lebih besar,” tambahnya.

Dalam ceramah tersebut, ia menyebut Ramadhan seperti lembaga pelatihan spiritual terbesar dan terlengkap yang pernah ada. “Saat Ramadhan, Allah menjadi pengawas ibadah langsung, untuk kemudian dicatat malaikat,” tegasnya.

Ceramah tersebut ia tutup dengan harapan agar umat islam memanfaatkan bulan suci dengan sebaik-baiknya. “Agar memiliki bekal yang banyak di kehidupan dunia dan akhirat,” harapnya. (rar)

Wartawan: Putri Wahyuni (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Ramadhan Momentum Menjaga Hati dan Lisan

Next Post

Adi Hidayat Soroti Bahaya Kafir

Related Posts