Rumah

Oleh: Kholilah Tri Julianda

(Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang)

Tempat yang awalnya menjadi perlindungan
Berganti menjadi tempat bersautnya teriakan yang memekakkan telinga

Persegi panjang ini menjadi ruang berbagi kesedihan dan penderitaan
Tidak ada lagi ruang untuk menceritakan kebahagiaan
Tak ada cahaya terang di dalamnya seperti dulu

Jarang sekali terdengar suara tawa dari penghuninya
Tak ada kata yang terucap di setiap sudutnya
Hanya tersisa kesibukan di dalamnya

Terbesit di hatiku rasa ketidaknyamanan
Itulah rumah, tempat beristirahat, namun tidak untuk menetap

Padang, Jumat 27 Mei 2022

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Secercah Harapan

Next Post

Indonesia Tidak Percaya Perubahan Iklim, Koordinator SIEJ: Peran Penting Media Menyampaikan Fakta

Related Posts