Pelatihan Nasional Public Speaking Tingkatkan Kepercayaan Diri

Praktisi komunikasi Erwin Suryadi saat menyampaikan materi dalam Pelatihan Nasional Public Speaking yang digelar secara daring. Foto: Suarakampus/Najwalin Syofura

Suarakampus.com– Sebanyak 75 persen orang dewasa masih merasakan gugup, gemetar, bahkan takut ketika berbicara di depan umum, berdasarkan data CNBC News. Pelatihan Nasional Public Speaking yang digelar secara daring pada Kamis, 11 September 2025, pukul 20.15 hingga 22.00 WIB, melalui aplikasi Zoom Meeting bertujuan memberikan solusi atas persoalan tersebut.

Praktisi komunikasi, Erwin Suryadi menegaskan, public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara, tetapi juga modal penting untuk membangun kepercayaan diri. “Banyak orang pintar gagal menyampaikan gagasannya karena tidak mampu mengomunikasikan dengan baik,” ujarnya.

Erwin menuturkan, seseorang yang terbiasa berbicara di depan umum lebih mudah mendapatkan peluang akademik maupun karier. “Sebaliknya, mereka yang mahir berbicara justru lebih cepat meraih kesempatan, baik beasiswa, pekerjaan, maupun jabatan,” katanya.

Praktisi komunikasi itu menambahkan, rasa gugup saat pertama kali tampil merupakan hal yang wajar. “Yang penting berani tampil dulu, teknik-teknik public speaking bisa dipelajari kemudian,” jelasnya.

Menurutnya, semakin sering berlatih, seseorang akan tampil lebih percaya diri, berani, dan powerful. Ia menekankan latihan berulang menjadi kunci untuk membentuk pembicara yang efektif.

Pihak penyelenggara menjelaskan, peserta pelatihan mendapatkan fasilitas berupa e-sertifikat dan e-book public speaking. “Fasilitas ini diharapkan menjadi motivasi tambahan agar ilmu tidak hanya berhenti di webinar,” ungkap panitia.

Salah satu peserta, Najwalin Syofura, menilai kegiatan ini sangat membantu dalam mengasah keberanian berbicara. “Saya merasa lebih percaya diri setelah mengikuti pelatihan ini, materinya jelas dan praktis,” ujarnya.

Najwalin menambahkan, pelatihan ini relevan dengan kebutuhan mahasiswa maupun profesional yang ingin meningkatkan kualitas komunikasi. Ia menyebut kegiatan semacam ini perlu diperbanyak agar manfaatnya lebih luas.

Pelatihan Nasional Public Speaking diharapkan menjadi bekal bagi peserta untuk tampil percaya diri, menyampaikan ide secara jelas, serta membangun relasi yang lebih luas melalui komunikasi yang efektif. Upaya ini juga diyakini mampu mencetak generasi yang unggul dalam berbicara di hadapan publik. (ver)

Wartawan: Irfan Abib

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pembangunan Masjid Kampus III Ditargetkan Rampung 2025

Next Post

Tahap Sanggah Dibuka, Mona Sisca Dorong Badan Publik Manfaatkan Kesempatan E-Monev

Related Posts