Suarakampus.com– Perbaikan kawasan terdampak longsor di lingkup Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang direncanakan mulai dikerjakan pasca Idulfitri. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor (WR) II Bidang Administrasi, Perencanaan, dan Keuangan, Jum’at (13/03).
Lukmanul Hakim mengungkapkan, kampus telah membuat berita acara bersama pada akhir pekan lalu. “Ini kami lakukan sebagai langkah awal untuk memastikan proses perbaikan dapat segera dilakukan,” ungkapnya.
Lukman menjelaskan, dirinya bersama rektor telah berkoordinasi dengan pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait penanganan kerusakan akibat longsor. “Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses perbaikan titik terdampak longsor selingkup kampus,” jelasnya.
Menurutnya, total anggaran yang disiapkan untuk penanganan seluruh dampak longsor tersebut mencapai sekitar Rp39 miliar. “Dana tersebut direncanakan untuk memperbaiki berbagai fasilitas kampus yang terdampak, sehingga proses pemulihan dapat dilakukan secara menyeluruh,” sebut lukman.
WR II ini menyampaikan, perbaikan kawasan terdampak longsor sebenarnya dapat dilakukan menggunakan anggaran internal kampus. “Namun, kita menunggu dukungan dari pemerintah agar pembiayaan tidak sepenuhnya ditanggung oleh institusi,” sampainya.
Pimpinan kampus ini mengaku, kebutuhan anggaran untuk perbaikan akibat longsor tersebut tergolong besar. “Oleh karena itu, pihak kampus mempertimbangkan berbagai sumber pendanaan,” paparnya.
Menurutnya, dengan adanya bantuan dari pihak luar, dana internal kampus dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang juga mendesak. “Kami rasa langkah ini merupakan pilihan efektif dalam pengelolaan anggaran kampus,” tuturnya.
Terkait kekhawatiran mahasiswa FEBI, ia menegaskan, perbaikan longsor telah menjadi kesepakatan bersama untuk segera ditangani. “In syaa Allah jika tidak terkendala, perbaikan dapat diselesaikan sebelum kedatangan mahasiswa baru,” pungkasnya. (Fau)
Catatan Redaksi:
Berita ini pertama kali tayang pada Jum’at, 13 Maret 2026, pukul 22.38 WIB. Redaksi melakukan revisi pada Senin, 16 Maret 2026, pukul 05.43 WIB di bagian judul setelah narasumber menyampaikan pembaruan data, guna menjaga akurasi informasi dalam pemberitaan.
Wartawan : Zahra Mustika