Suarakampus.com- Kuliah Umum dan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-52 UIN Imam Bonjol Padang berlangsung di Gedung J Kampus III UIN Sungai Bangek, Senin (15/06). Sebanyak 2.530 mahasiswa secara resmi dilepas untuk melaksanakan pengabdian di berbagai wilayah.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dipandu oleh Putri sebagai pembawa acara. Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars UIN Imam Bonjol Padang, dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad Emran serta pembacaan doa oleh Zulkifli.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penampilan Tari Pasambahan sebagai bentuk penyambutan tamu undangan.
Hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Abdul Muhaimin Iskandar,
2. Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati,
3. Anggota DPRD Sumatra Barat,
4. Wali Kota Padang Fadly Amran,
5. Dekanat dan Civitas Akademika,
6. Serta mahasiswa peserta KKN.
Rektor UIN IB Padang, Martin Kustati dalam sambutannya menegaskan, KKN merupakan wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang diperoleh di perkuliahan.
“Ilmu yang diperoleh di harus diuji dan diimplementasikan di tengah kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu memberikan dampak positif.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam mendukung pembangunan sosial di tengah masyarakat.
“Mahasiswa diharapkan menjadi mitra dalam membangun lingkungan sosial yang lebih baik,” katanya.
Ia menambahkan, mahasiswa dapat berkontribusi melalui program-program edukasi, pemberdayaan, dan pendampingan masyarakat.
Sebelum pelepasan resmi dilakukan, peserta menyaksikan penayangan bumper video Program KKN Reguler Angkatan ke-52 UIN Imam Bonjol Padang Tahun 2026.
Selanjutnya, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia, Abdul Muhaimin Iskandar yang hadir sebagai pemateri kuliah umum sekaligus melepas peserta KKN menyampaikan, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar yang penting bagi mahasiswa untuk memahami realitas sosial secara langsung.
“Mahasiswa tidak hanya mengamati masyarakat, tetapi belajar menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan masa KKN sebagai kesempatan menghubungkan teori yang diperoleh selama perkuliahan dengan praktik di lapangan.
Kegiatan ditutup dengan pelepasan resmi mahasiswa KKN Angkatan ke-52 oleh Abdul Muhaimin Iskandar dan dilanjutkan dengan sesi foto bersama. (rar)
Wartawan : Fauziah Maharatih Wahyuni