UPT Perpustakaan UIN IB Buka Layanan Repository

Saat mahasiswa akses layanan repository (Foto: Nadin/suarakampus.com)

Suarakampus.com- UPT Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang sediakan server repository berbasis digitalisasi sebagai sumber bacaan bagi mahasiswa. Layanan ini berisi karya berupa, jurnal atau karya tulis mahasiswa dan dosen yang dapat dipublikasikan.

Menanggapi hal ini, Kepala Perpustakaan Fauzi mengatakan, mahasiswa dapat menjadikan server ini wadah atau arsip penyimpan skripsi, serta karya tulis lainnya yang dapat dijadikan bahan bacaan oleh mahasiswa. “Lewat layanan ini mahasiswa dan dosen dapat meng-upload setiap karya tulisnya dengan tujuan menjaga dan memelihara keawetan karya tersebut,” katanya, Senin (21/02).

Lanjutnya, repository beroperasi sejak dua periode lalu dengan menggunakan software sebagai sistem operasionalnya. “Awalnya ada versi lama yang memakai aplikasi Omeca, lalu dilakukan pembaharuan menjadi website perpustakaan https://fliphtml5.com/bookcase/glhaj,” ucapnya saat diwawancarai wartawan suarakampus.com.

“Pengupload karya dosen dan mahasiswa tersebut dapat dilakukan lewat petugas pustaka setiap fakultas,” tambahnya.

Fauzi menjelaskan bakal ada surat edaran dari rektor untuk hal ini, kemudian pihak perpustakaan akan lakukan sosialisasi terkait layanan repository kepada mahasiswa baik lewat mading atau website. “Nanti juga akan disebarkan kepada grup informasi,” jelasnya.

Kemudian, Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Irma Okta Nur Viza merasa senang dengan layanan yang disediakan kampus, adanya layanan ini dapat membantu mahasiswa dalam mengakses bahan bacaannya. “Menjadi suatu kebanggan bagi kita, karena dapat mengakses serta membaca karya angkatan sebelumnya di sana,” ujarnya.

Meski begitu, menurutnya layanan repository ini dapat menimbulkan tindakan plagiarisme dengan mudah. “Upload dan publish karya tersebut, memberi peluang untuk mahasiswa plagiat,” lanjutnya.

Sementara itu, Mahasiswa Prodi Akuntansi Syariah Mulyani berharap, repository dapat memberikan layanan yang baik agar tetap bisa akses untuk membaca dan beberapa referensi tentang keilmuan. “Semoga pihak perpustakaan dapat sosialisasikan hal ini kepada mahasiswa nantinya,” harapnya. (ndn)

Wartawan: Ramitha Mawangi (Mg), Zaitun Ul Husna (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Enam Dosen Terpapar Covid-19, FTK Berlakukan Lockdown

Next Post

Berikut Empat Cara Alami Perkuat Kekebalan Tubuh

Related Posts
Total
0
Share
Hacklinkizmir nakliyatbalgat nakliyateryaman evden eve nakliyatçankaya nakliyat