UPT Perpustakaan Launching Buku Karya Mahasiswa, dalam Peringatan Dies Natalis UIN IB

Launching buku Mandulang Cinto karya Hasbunallah Haris dalam memperingati Dies Natalis UIN IB ke-57. (Sumber: Adalah/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan UIN Imam Bonjol Padang mengadakan peluncuran dan bincang buku dalam memperingati Dies Natalis UIN IB ke-57. Kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah penulis, penerbit buku, dan Mahasiswa, Selasa (21/11).

Penerbit yang terlibat dalam peluncuran buku tersebut yaitu Rumah Kayu Pustaka, yang menerbitkan buku Mandulang Cinto karya Hasbunallah Haris, Mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab (BSA). 

Penulis buku Mandulang Cinto, Hasbunallah haris mengatakan bahwa proses penulisan buku tersebut terinspirasi dari pengalaman setelah menapaki sejarah di Solok Selatan. “Menulis buku ini bertujuan untuk melestarikan bahasa Minang dan juga sebagai bukti kebanggaan terhadap kebudayaan Minang,” ujarnya.

Haris berpesan bahwa sebelum menjadi penulis yang bagus kita mesti menjadi pembaca yang setia terlebih dahulu. “Menjadi penulis yang berhasil maka harus banyak diskusi dan siap untuk dikritik,” tambahnya. 

Senada dengan itu, salah satu narasumber Ka’bati menuturkan bahwa membuat buku berbahasa Minang ini berguna untuk meningkatkan kreativitas, dan keindahan Bahasa serta mewariskan budaya dalam perkembangan manusia. “Pertimbangan bahasa, pembeli, dan cakupan pembaca yang terbatas menjadi salah bagian dari kendala,” sampainya. 

Dia melanjutkan bahwa sastra adalah warisan budaya yang mencerminkan gagasan, realitas, serta keindahan bahasa nya. “Bahasa menjadi salah satu simbol budaya dan sebagai objek linguistik lisan dan tulisan,” ungkapnya. 

Pemilik Penerbit Rumah Kayu Pustaka, Alizar tanjung menuturkan untuk merawat sebuah budaya harus selalu di jaga dengan proteksi dan pendekatan sejarah, agar selalu lestari. “Di sinilah peran pemuda dan mahasiswa untuk melestarikan budaya di bumi Minang,” sebutnya.

Ia berharap semoga ke depannya akan tumbuh banyak penulis berbakat lainnya. “Hal terpenting yaitu apresiasi dari kampus, penerbit, dan semangat dari Mahasiswa itu sendiri,” tutupnya.  (una)

Wartawan : Ramadhani (Mg), Nur Aflah Pohan (Mg), Fitri Suhama (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

30 Ijazah Wisudawan Angkatan 90 Ditangguhkan oleh Kampus

Next Post

Seiba Festival Internasional UIN IB Padang, Begini Respon Civitas Akademik

Related Posts