Suarakampus.com- UIN Imam Bonjol Padang gelar Seiba Festival Internasional selama tujuh hari mulai dari Selasa 21 hingga 27 November mendatang di kampus III Sungai Bangek. Hal tersebut menuai tanggapan dari beberapa civitas akademik.
Salah satunya, Ketua Prodi Manajemen Dakwah (MD) Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK), Abdul Mannan Sihombing mengatakan, Seiba Festival Internasional merupakan event yang menarik. Terutama untu mengasah kemampuan mahasiswa.
“Kegiatan ini memotivasi mahasiswa untuk kreatif dan berprestasi. Apabila kegiatan tersebut baik untuk penunjang kampus, saya akan terus mendukung,” katanya, Selasa (21/11).
Semoga Seiba Festival Internasional tersebut berlanjut untuk tahun ke depannya. “Kegiatan ini terus berlanjut dilaksanakan ke depannya,” harapnya.
Senada dengan dosen, mahasiswa Prodi Manajemen Bisnis Syariah (MBS) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, inisial KF mengatakan, Seiba Festival Internasional tersebut memberikan dampak positif bagi kampus. Tak hanya itu, kegiatan ini memberikan peluang mahasiswa untuk menampilkan prestasi dan bakat.
“Memberikan kita peluang untuk menjalin relasi dengan negara lain. Semoga mahasiswa dapat berpartisipasi dan menyalurkan bakatnya di acara ini,” tuturnya.
Sementara itu, Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) FDIK, inisial KL mengungkapkan, informasi kegiatan Seiba Festival Internasional kurang jelas. “Sebenarnya Seiba Festival Internasional bermanfaat untuk mahasiswa, namun partisipasi mahasiswa kurang karena kurang informasi terkait acara ini,” tutupnya.
Sebagai informasi, Seiba Festival Internasional menampilkan pentas seni dunia Melayu Islam, tradisi lokal di masing-masing negara, seperti tari, silat, pembacaan serta musikalisasi puisi, dan musik tradisional. Kegiatan tersebut menghadirkan berbgaia negara, seperti Kamboja, Singapura, Philipina, Myanmar, Thailand dan Malaysia. (hrd)
Wartawan: Winda Nurchairani (Mg), Sofi Asri (Mg) dan Graha Tanzila(Mg)