Suarakampus.com– Aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR meninggalkan tumpukan sampah di sejumlah titik, sehingga Dinas Lingkungan Hidup menurunkan puluhan personel kebersihan. Pembersihan dilakukan sejak berakhirnya aksi hingga malam hari, Senin (01/09).
Koordinator lapangan, Poniardi, menyebutkan jumlah sampah pasca demo jauh lebih banyak dibanding hari biasa. “Kalau demo, sampah memang menumpuk lebih dari biasanya,” katanya.
Poniardi menjelaskan, sebanyak 60 petugas diterjunkan untuk membersihkan area sekitar lokasi aksi. “Kita menyisir dari titik awal demonstrasi hingga ke area Gedung DPR,” ucapnya.
Lebih lanjut, Poniardi menegaskan pihaknya tidak menerima bayaran tambahan selain gaji resmi dari dinas. “Kami hanya mendapat upah dari dinas, tidak ada dari pihak lain,” tuturnya.
Koordinator lapangan itu menguraikan, pembersihan dilakukan secara bergantian agar area kembali bersih dalam waktu singkat. “Kami kerahkan petugas secara penuh agar lokasi cepat selesai dibersihkan,” jelasnya.
Selain itu, Poniardi mengharapkan kerja keras tim kebersihan dapat memberi manfaat bagi masyarakat. “Mudah-mudahan kerja ini membawa kebaikan untuk kota Padang,” ucapnya.
Menurutnya, kesadaran warga untuk menjaga kebersihan seharusnya juga meningkat pasca aksi massa. “Kalau masyarakat ikut menjaga, pekerjaan kita tentu akan lebih ringan,” tambahnya. (ver)
Wartawan: Irfan Abib, Anisa Fitri Tara