Arus Perasaan

Ilustrator: Tsamaratul Rahmi

Oleh: Muhammad Rizki

Suhu yang diberikan selalu tak menentu,
ayunan hati yang selalu mengeluh,
usai usaha yang kian bertumbuh,
lemparan tenaga hanya cuma-cuma.

Kilauan hati yang terbawa arus,
tumbuh menjadi pertikaian nadi,
perubahan yang dirasa,
terkadang butuh sedikit tuaian makna,
menciptakan ketulusan yang tak sirna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Do-Re-Mi Kenyataan

Next Post

Hari Putih

Related Posts

Salah Waktu

Oleh: Nanang Sanjaya ( Mahasiswa Perbankan Aku pernah bertemu seseorang, yang tatapannya membuatku merasa aman, yang diamnya tak…
Read More