Badan Kegeologian Indonesia Dibentuk Zaman Belanda

Kegiatan Ngabuburit Bersama Museum Geologi dengan tema Bincang Santai Seputar Museum dan Kegeologian (Foto: Mailingsia Putri Ana/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Badan Geologi Kementerian Ekonomi Sumber Daya Manusia (ESDM) Republik Indonesia gelar kegiatan Ngabuburit Bersama Museum Geologi dengan tema Bincang Santai Seputar Museum dan Kegeologian. Kegiatan tersebut hadirkan Sekretaris Badan Geologi Ediar Usman dan Kepala Museum Geologi Iwan Kurniawan secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Selasa (04/05).

Selaku pemateri pertama, Ediar Usman menyebutkan kegeologian Indonesia dibentuk pada zaman Belanda tahun 1850 yang bertugas melakukan penyelidikan geologi dan sumber daya mineral. “Tidak hanya sampai di situ saja, Belanda juga ingin mendapatan data geologi dan data yang berkaitan dengan potensi tambang,” katanya.

Lanjutnya, pada tahun 1942 sampai 1945 Jepang mengambil alih geologi yang didirikan Belanda untuk mendapatkan data tentang geologi khususnya masalah tambang. “Kemudian, pada tahun 1945 setelah merdeka nama pusat geologi diganti menggunakan nama Indonesia yaitu Pusat Jawatan Tambang dan Geologi,” jelasnya.

Kemudian, Irwan Kurniawan mengatakan selama pandemi Badan Geologi memberikan suatu perlindungan terhadap rekan kerja di museum. “Salah satu bentuk upaya dari Badan Geologi adalah memberikan vaksin dan penerapan protokol kesehatan di dalam museum,” tuturnya.

Irwan berharap mudah-mudahan pandemi bisa cepat berlalu dan aktifitas di museum dapat berjalan normal kembali. “Semoga pandemi cepat hilang dan museum bisa dibuka kembali untuk sahabat-sahabat museum,” tutupnya. (gfr)

Wartawan : Mailingsia Putri Ana (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

FSA FDIK Gelar Berbagai Cabang Lomba dalam Turnamen Dakwah

Next Post

Berikut Hukum Bukber dalam Islam

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty