Berkomunikasi Ada Seninya, Jawab Tantangan Zaman Lewat Skill Publik Speaking

Suasana ketika pelatihan publik speaking oleh Pimpinan Bank Nagari Cabang Syariah Kota Padang berlangsung di Aula FEBI (Foto: Miftahul/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Menyusun dan mengolah kata dalam berkomunikasi ada ilmunya, hal tersebut berguna dalam kehidupan sehari-hari untuk mengorganisir jalannya sebuah lembaga. Pemimpin Bank Nagari Cabang Syariah Kota Padang, Heri Fitrianto mengatakan publik speaking merupakan seni dalam bertutur kata.

“Lewat pelatihan publik speaking di era society 5.0 mampu mengembangkan ide, gagasan, dan pendapat mahasiswa,” katanya, Selasa (15/11).

Lanjutnya, era society 5.0 kemampuan berkomunikasi diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi sekarang perkembangan teknologi begitu pesat. “Ke depannya seluruh kegiatan sudah berada pada sistem yang terintegrasi dengan teknologi,” ucapnya ketika menyampaikan materi di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

Kemudian, kata dia kecerdasan buatan yang dirangkum dalam Internet of Things (IOT) tersebut bakal memproses dan menganalisis big data tersebut. “Sekarang komunikasi yang dilakukan masyarakat lebih kepada disteknologi,” ujarnya.

Ia menuturkan, menurut perkembangan zaman komunikasi dimulai lewat surat menyurat lalu face to face, hingga beralih kepada teknologi dan internet. “Generasi milenial cenderung menggunakan teknologi saat ini, dan sedang berada dalam tahap beradaptasi,” tuturnya.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa untuk menunjang keluarnya ide dan argumentasi, seseorang harus rutin melaksanakan latihan agar dapat lancar dalam publik speakingnya. “Seringlah berlatih berbicara di depan umum, supaya kemampuan publik speaking itu bisa terus terasah hingga nantinya terbiasa,” sebutnya.

Heri menjelaskan, ada beberapa trik yang mesti dimiliki dan dipelajari agar kemampuan publik speaking semakin baik, di antaranya sikap tenang, suara, kehidupan, tatapan mata, gerak tubuh, dan intonasi atau kecepatan dalam berbicara. “Jangan pernah takut untuk mencoba, perbaiki persepsi diri bahwa kita dipercayai tampil dan kita mesti berani menyampaikan pesan kepada publik,” jelasnya. (ndn)

Wartawan: Miftahul Rahman (Mg), Huurrum Nur Muharom (Mg), Fajar Hardiansyah (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

25 Anggota Menwa Bakal Jaga Keamanan Pelaksanaan Wisuda Angkatan ke-88

Next Post

Pudarnya Mental Kritikan Mahasiswa UIN IB Terhadap Kampus

Related Posts
Total
0
Share