Status Gunung Marapi Naik ke Level Siaga, BPBD Imbau Masyarakat agar Waspada

Sumber : Devita/suarakampus.com

Suarakampus.com- Pasca Erupsi Gunung Marapi statusnya meningkat dari Level ll (Waspada) menjadi Level lll (Siaga). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bukittinggi himbau masyarakat agar tetap waspada, Rabu (10/01).

Ketua Pelaksana BPBD Kota Bukittinggi, Zulhendri mengatakan berawal dari kejadian 3 Desember 2024 pada erupsi Gunung Marapi, BPBD turut serta berada di lokasi dengan membantu daerah terdekat seperti Kabupaten Agam. “Kami ikut mengerahkan tenaga personil, berkontribusi membantu pencarian korban, dan mempersiapkan peralatan yang ada,” tuturnya.

Ia menjelaskan abu vulkanik erupsi berakibat terganggunya aktivitas masyarakat Kota Bukittinggi. “BPBD bersama Pemda Bukittinggi menghimbau agar selalu waspada dan memakai masker ditempat umum.” jelasnya.

Lanjutnya, ia mengungkapkan diduga Gunung Marapi selanjutnya akan naik dari level lll ke lV. “Kemungkinan naik status lebih tinggi, kita kedepannya tidak bisa memprediksi karena berjarak jauh dikota Bukittinggi dan yang memantau secara langsung yaitu pengamat Gunung Marapi,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa prediksi itu sudah ditayangkan oleh BPBD Provinsi, melalui media sosial dan elektronik. “Masyarakat pun sudah mengetahui informasi perkembangan Gunung Marapi,” tuturnya.

Ia menyampaikan hari ini Pemda Kabupaten Agam memulai posko pemantauan erupsi Gunung Marapi. “Posko satu berada di Bukit Batabuah, dan posko dua di Batu Palano,” tambahnya.

Sehubung dengan ini, seorang warga Nagari Paninjauan Tanah Datar tepatnya di Kaki Gunung Marapi, Ayu menjelaskan dentuman terus terjadi sehingga tidak merasa aman dan ada efek parah bagi masyarakat disekitarnya. “Abu Vulkanik banyak turun, tumbuhan layu, serta udara yang dihirup pun tidak baik untuk kesehatan,” katanya.

Ia mengungkapkan sudah ada persiapan, jika terjadi erupsi Gunung Marapi dengan level lebih tinggi. ” Di daerah Tanah Datar sudah disediakan tempat evakuasi, ada di dua titik yaitu Tabu Baraia dan Balai Satu,” jelasnya.

Lalu ia menuturkan ada kekhawatiran masyarakat sekitar daerahnya perihal erupsi gunung Marapi ini. “Kami sebagai warga di Lereng Gunung Marapi lebih waspada dan banyak meminta pertolongan kepada yang Maha Kuasa,” tambahnya.

Kemudian, warga Agam, Dewi menuturkan Gunung Marapi hampir setiap hari erupsi disertai suara dentuman cukup kuat. “Terdengar sampai radius yang cukup jauh,” tuturnya.

Lanjutnya, ia mewaspadai adanya ledakan Gunung Marapi yang meningkat. “Kita diminta tidak mendekat ke radius yang dilarang, lalu mengurangi aktivitas di luar rumah yang tidak berkepentingan,” katanya.

Ia berharap agar Gunung Marapi cepat kembali pulih dengan tidak erupsi. “Kami sebagai warga dilereng Gunung Marapi bermunajat supaya gunung ini sehat semula,” tutupnya. (red)

Wartawan: Devita Rahma (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Perkuliahan Semester Genap 2024 Siap Dimulai Februari Mendatang

Next Post

Komnas Perempuan: Waspadai Kekerasan Gender di Pemilu 2024

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty