Dema FUSA Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Pesisir Selatan”

(Sumber: Afriadi/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) Fakultas Ushulludin dan Studi Agama (FUSA) salurkan bantuan sembako kepada warga yang terkena musibah banjir dan tanah longsor di Pesisir Selatan. Kegiatan ini merupakan bentuk partisipasi dari mahasiswa untuk korban bencana alam, Sabtu (24/03).

Wakil Dekan (WD) Ill bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama FUSA, Eliana Siregar menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap musibah yang menimpa masyarakat di Pesisir Selatan. “Penyaluran bantuan ini diberikan khususnya kepada masyarakat yang terdampak peristiwa longsor dan banjir bandang yang baru-baru ini terjadi,” ucapnya.

Lanjutnya, kepedulian sosial dari masyarakat kampus kepada masyarakat yang terkena bencana adalah bagian dari tauhid sosial, sebuah konsep yang telah diakui dalam agama dan budaya kita. “Hal ini mencerminkan semangat saling tolong menolong dan membantu sesama dalam kehidupan bermasyarakat, beragama, berbangsa, dan bernegara,” lanjutnya.

Eliana mengungkapkan, pentingnya kepekaan sosial antara masyarakat kampus dan masyarakat umum dalam situasi seperti ini tidak bisa diabaikan. “Tanpa adanya kepekaan sosial, usaha-usaha humanis seperti ini tidak akan terwujud,” ungkapnya.

“Sebagai sesama muslim kita wajib peduli dan membantu yang membutuhkan terutama dalam keadaan darurat seperti saat ini,” tambahnya.

Salah seorang warga, dari Kampung Tanjung di Kecamatan Koto Sebelas Tarusan Pesisir Selatan, Afrizal mengatakan, banjir kali ini menjadi banjir terparah untuk pertama kalinya, yang mana banjir datang begitu cepat dan tiba-tiba pada Kamis malam tanggal 14 Maret sekitar pukul 8 malam. “Dalam keadaan yang mendesak, warga tidak memiliki pilihan selain melarikan diri dengan seadanya dari tempat tinggal masing-masing,” jelasnya.

Kendati demikian, Afrizal bersyukur karena keluarganya berhasil selamat dari bencana banjir tersebut. “Kami merasa terbantu dengan bantuan dari para donatur, dan berharap agar rezeki mereka yang memberi bantuan akan dimudahkan,” katanya.

Warga lainnya dari Duku Utara, Desi merasa terbantu dengan bantuan yang telah diberikan. “Bantuan tersebut dari organisasi seperti PMI, PT Semen Padang, serta bantuan dari majelis takhlim dan warga,” terangnya.

Desi menuturkan, dampak bencana ini terhadap kesehatan dan anak-anak sekolah sangatlah besar. “Munculnya penyakit kulit seperti gatal-gatal di sekitar kaki dan alat-alat sekolah yang hanyut,” tuturnya.

Ia berharap, mendapatkan bantuan lebih cepat, terutama dalam hal beras, pangan, dan kebutuhan dasar lainnya. “Semoga musibah seperti ini tidak akan terulang lagi di masa depan, dan mereka yang terkena musibah diberikan ketabahan oleh Allah SWT,” tutupnya. (Ira)

Wartawan : Isyana Nurazizah Azwar (Mg), Salsabil Janah (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Bulan Ramadan: Keutamaan Puasa dalam Menahan Hawa Nafsu

Next Post

Di Balik Sejuta Tanda Tanya

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty