Fakultas Syariah UIN IB Siap Buka Dua Program Studi Baru 2023 Mendatang

Gedung Fakultas Syariah (Foto: Dini/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang tengah persiapkan dokumen untuk buka dua program studi di Fakultas Syariah tahun 2023 mendatang. Dua program studi tersebut adalah Ilmu Hukum dan Hukum Pidana Islam.

Dekan Fakultas Syariah Ikhwan Matondang mengatakan, pihak fakultas baru mempersiapkan dokumen untuk kedua program studi ini. “Sebenarnya bukan membuka, namun lebih kepada pembuatan dokumen untuk mengadakan dua program studi baru tersebut,” ucapnya kepada wartawan suarakampus.com, Kamis (9/12).

Lanjutnya, penambahan dua program studi baru ini sudah direncanakan sejak 2020. “Bahkan sudah dimasukkan dalam Renstra UIN Imam Bonjol Padang 2020-2024 dan ditargetkan akan dibuka pada tahun 2023,” tuturnya.

Ikhwan menyebutkan, bahwa Fakultas Syariah sudah siap dari segi tenaga pendidik maupun bahan ajar dalam menyambut dua program studi baru tersebut. “Kita siap, karena kebanyakan dosen di Fakultas Syariah itu berlatar belakang S2 Hukum,” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan ditambahkannya dua program studi ini, maka kelak Fakultas Syariah akan berubah nama menjadi Fakultas Syariah dan Hukum. “Program Studi Ilmu Hukum nantinya bisa ditambahkan nilai-nilai Islam ke dalamnya, sehingga timbul kekhasan tersendiri,” ujarnya.

Kemudian, Ikhwan menjelaskan ada beberapa kendala yang dihadapi selama persiapan dokumen guna membuka dua program studi tersebut. “Sejauh ini kendalanya adalah kebijakan, karena kita tidak tahu bagaimana kebijakan dari pusat, apakah mereka sudah memberi izin atau belum,” jelasnya.

Ikhwan berharap, ke depannya dokumen yang diajukan bisa diterima oleh pihak rektorat hingga kementerian sehingga terwujud apa yang kita cita-citakan. “Semoga dengan adanya dua program studi baru ini bisa menjadi prodi unggulan ke depannya,” tutupnya.

Salah seorang dosen Fakultas Syariah, Rahmat Hidayat menilai penambahan dua program studi ini terlambat dilaksanakan oleh kampus. “Seharusnya sejak perubahan nomenklatur itu sudah bisa dilaksanakan penambahan program studi seperti di kampus Islam lainnya,” ucapnya.

Rahmat berharap pihak kampus terlebih fakultas bisa memaksimalkan kinerjanya agar apa yang diperjuangkan selama ini bisa terwujud, “Ketika dua program studi ini nantinya hadir, kita juga bisa memekarkan program studi baru di masa mendatang,” tutupnya. (gfr)

Wartawan: Randa Bima Asra

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Sejumlah Mahasiswa FAH Ungkap Mudema Fakultas Minim Sosialisasi

Next Post

Lanjutkan Estafet Kepengurusan, LPM Suara Kampus Bakal Laksanakan Rata

Related Posts
Total
0
Share
Hacklinkizmir nakliyatbalgat nakliyateryaman evden eve nakliyatçankaya nakliyat