Kurang Sosialisasi Minat Maba terhadap Organisasi Kampus Masih Rendah

Ilustrasi (Sumber : Isyana Nurazizah Azwar/Suarakampus.com)

Suarakampus.com- Rendahnya minat sebagian mahasiswa baru untuk bergabung dalam organisasi kampus diduga dipengaruhi oleh minimnya informasi yang mereka terima mengenai kegiatan dan manfaat organisasi. Fenomena ini terungkap dari pengakuan beberapa mahasiswa baru yang masih memilih menunda keterlibatan mereka dalam kegiatan organisasi kampus, Senin (17/11).

Salah satu mahasiswa baru Jurusan Hukum Ekonomi Syariah, Cantika Nabila Rinaldo,
menyampaikan bahwa hingga kini ia belum memiliki ketertarikan untuk mengikuti organisasi kampus lantaran kurang mengetahui informasi dan masih dalam tahap adaptasi dengan lingkungan kuliah. “Saya masih ingin lihat-lihat dulu, saya belum bisa membagi waktu,” ujarnya saat dimintai keterangan.

Ia juga menyebutkan, bahwa organisasi kampus sebenarnya cukup menarik. Namun, menurutnya, setiap mahasiswa memiliki ketertarikan yang berbeda-beda. “Saya belum tertarik karena masih kurang percaya diri dan takut tidak dapat mengatur waktu,” jelasnya.

Di luar kegiatan kuliah, Cantika lebih banyak menghabiskan waktu untuk belajar dan membantu orang tua. “Diluar kampus pun saya belum ada mengikuti apapun, hanya fokus belajar dan membantu orang tua,” paparnya.

Menurutnya, menjadi mahasiswa aktif sangat baik untuk pengembangan diri dan membangun relasi, “Semoga mahasiswa berkembang sesuai kemampuan yang dimiliki,” harapnya.

Kendati demikian, Mahasiswa Baru, Suci Dwi Hikmah, mengaku masih menunda keterlibatannya karena ingin l membiasakan diri dengan jadwal akademik sebelum mengambil komitmen organisasi. “Sampai sekarang belum ikut organisasi karena masih fokus beradaptasi dengan lingkungan kampus,” ujarnya.

Suci mengungkapkan bahwa ia pernah diajak beberapa teman dan senior untuk bergabung dalam organisasi. “Tapi tawaran itu saya tolak lantaran ingin fokus dan benar- benar memilih organisasi yang cocok” katanya.

Meski belum bergabung, Suci menilai organisasi kampus sudah cukup menarik bagi mahasiswa baru. Hanya saja, menurutnya, informasi tentang organisasi belum tersampaikan secara maksimal sehingga sebagian mahasiswa masih kebingungan menentukan pilihan. “Banyak pilihan kegiatan di organisasi kampus, namun sosialisasinya perlu diperkuat,” ungkapnya.

Ia mengaku tertarik mengikuti organisasi, tetapi ingin memilih yang benar-benar sesuai minat tanpa mengganggu waktu kuliah. “Sambil mencari informasi, saya mengasah soft skill melalui bisnis online, makeup, dan kelas daring,” ujarnya.

Untuk pengembangan diri di luar kampus, Suci mengikuti komunitas bisnis Oriflame serta kursus online bahasa Arab di Arabic Quantum setiap akhir pekan. “Maka dari itu, ketika bergabung dalam organisasi saya ingin yang benar-benar sesuai dengan minat,”

Suci mengatakan bahwa ia mengagumi mahasiswa yang aktif di organisasi karena mampu mengatur waktu dan memperoleh pengalaman berharga.

“Kedepannya akan bergabung dengan organisasi yang berkaitan dengan pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kegiatan sosial, seperti UKM seni ataupun organisasi yang memfasilitasi pelatihan soft skil,”

Ia berharap, bagi seluruh mahasiswa, untuk tetap produktif dan menghargai pilihan teman. “Semoga juga bisa memberikan dampak positif baik untuk diri sendiri maupun lingkungan,”tutupnya (red)

Wartawan: Elsya Utari (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Duta Kampus 2025 Berbagi Inspirasi ke Panti Asuhan

Next Post

Mahasiswa Ma’had Soroti Fasilitas yang Tersedia

Related Posts