Suarakampus.com– Lima mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang mengikuti International Student Summit (ISS) dalam ajang Essay Competition di Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) yang berlangsung pada 18-19 Oktober 2025. Kegiatan bertema Empowering Change Creative Ideals and Sustainable Solution For Global Challenges ini diikuti delegasi dari berbagai negara termasuk Indonesia, Senin (21/10).
Delegasi UIN IB Padang Fakultas Syariah, Gita Putri mengungkapkan, kegiatan ini diikuti sekitar 48 kampus dari berbagai negara. “Delegasi Indonesia bukan hanya UIN IB, tapi juga Untirta, Brawijaya, dan kampus lainnya,” ujarnya.
Gita mengatakan, delegasi UIN IB Padang terdiri dari lima mahasiswa dari berbagai fakultas yakni FDIK, Tarbiyah, Fusa, dan Saintek. “Untuk event di USIM ini kami mengajukan diri,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Syariah ini menjelaskan, persiapan dilakukan sejak tiga bulan lalu dengan berbagai tantangan seperti mencari masalah, paper referensi, dan konsultasi dengan pakar. Delegasi UIN IB Padang sebelumnya sudah pernah mengikuti Lomba Business Plan Next.
Gita berharap, dengan mengikuti event internasional ini UIN IB Padang dapat lebih dikenal dan aktif berpartisipasi dalam kompetisi global. “Semoga UIN IB Padang lebih aktif mengikuti perlombaan nasional dan internasional,” harapnya.
Delegasi UIN IB Padang Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Hermayuni mengatakan, persiapan selama tiga bulan difokuskan pada pencarian ide, riset, penulisan, serta penyesuaian naskah agar memenuhi standar internasional. “Fokus mencari ide dan menyesuaikan naskah agar standar internasional,” jelasnya.
Hermayuni mengungkapkan, pendanaan kegiatan disponsori pihak kampus meski besaran dana belum diketahui pasti. “Kami yakin pihak kampus memberikan bantuan dana,” ujarnya.
Mahasiswa Fusa ini menyampaikan, tantangan besar terletak pada penyesuaian penulisan dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris serta menjaga soliditas tim. “Menjaga semangat tim agar solid dan kompak juga menjadi tantangan,” ujarnya.
Hermayuni berharap, event ini menjadi wadah mahasiswa berpikir kritis melalui karya ilmiah. “Banyak mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang berani ikut berkompetensi di nasional dan internasional,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Elsa Mayora