Luka di Dada Bumi

Ilustrasi (sumber : Isyana Nurazizah Azwar/suarakampus.com)

Oleh : Zahra Mustika (Mahasiswi Prodi Studi Agama-agama, UIN Imam Bonjol)

Kau cahaya kala gelapku Kau kesegaran untuk sesakku Kau indah untuk duniaku Kau hancur dimakan waktu

Rindangmu tak lagi ditemui,
Sejukmu hilang melangkah pergi,
Dedaun mu seakan bernyanyi,
Alam sudah tersakiti,

Hujan nan turun membasahi,
Bak terik yang telah diselimuti,
Ia bukanlah rintikan tak berarti,
Katanya ia adalah rengekan bumi,

Hutan yang bisu,
Tak lagi menderu,
Keindahan menjadi gelap berdebu,
Suara indah menjadi kicauan burung hantu,

Manusia rakus berbahagia,
Tak peduli bagaimana alamnya,
Manusia serakah tertawa
Sedang langit terluka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Di Ujung Jalan

Next Post

400 Mahasiswa Berebut Prestasi di Ajang Ilmiah Nasional

Related Posts