Mahasiswa UIN IB Gelar Aksi Jilid II di Kantor Gubernur Sumbar

Massa Aksi berkumpul di Halaman Dalam Kantor Gubernur Sumbar. Sumber : Zaza/Suarakampus.com

Suarakampus.com– Aksi demonstrasi jilid II dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional kembali digelar oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang di Kantor Gubernur Sumatera Barat. Demonstrasi ini dilakukan sebagai buntut dari aksi jilid I yang telah digelar pada 04 Mei, Senin (11/05).

Berdasarkan pantauan tim suarakampus.com, massa aksi dari UIN IB Padang datang memadati kawasan kantor gubernur dengan berbagai jenis kendaraan. Terlihat sejumlah sepeda motor dan satu unit mobil pick up yang digunakan sebagai pusat orasi selama aksi berlangsung.

Aksi jilid II tersebut digelar dengan harapan agar Gubernur Sumatera Barat beserta jajaran yang dituntut hadir langsung di tengah massa untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa. Namun, hingga aksi berakhir, gubernur dan wakil gubernur tidak kunjung hadir menemui demonstran.

Sejak awal aksi dimulai, aparat kepolisian tampak berjaga dan berbaris di depan gerbang masuk Kantor Gubernur Sumbar guna menjaga keamanan dan mengawal jalannya demonstrasi agar tetap kondusif.

Di tengah aksi, demonstrasi sempat dihentikan sementara ketika memasuki waktu Sholat Ashar. Salah satu massa aksi mengumandangkan azan dari atas mobil pick up yang terparkir tepat di depan pintu masuk kantor gubernur.

Massa kemudian menunaikan Sholat Ashar berjamaah di Masjid Baitul Ulya yang berada di kawasan Kantor Gubernur Sumbar sebelum kembali melanjutkan aksi.

Usai melaksanakan ibadah, massa kembali menggelar demonstrasi di halaman dalam kantor gubernur untuk menyampaikan tuntutan mereka. Aparat kepolisian sempat mengarahkan mahasiswa agar kembali melaksanakan aksi di depan gerbang, namun arahan tersebut ditolak oleh massa.

Rintik hujan sempat turun saat aksi berlangsung, tetapi tidak menyurutkan semangat mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi. Tidak hanya demonstran, aparat kepolisian yang berjaga di lokasi juga turut diguyur hujan selama pengamanan berlangsung. Di tengah aksi, terdengar beberapa seruan massa yang meminta keadilan.

Mahasiswa terus mendesak agar dapat berdialog langsung dengan gubernur dan wakil gubernur. Sambil menunggu kehadiran pemerintah daerah, massa menyanyikan Mars Mahasiswa dan lagu Tanah Airku sebagai bentuk solidaritas dan penyemangat.

Menanggapi tuntutan yang disampaikan demonstran, aksi akhirnya ditutup dengan dialog bersama perwakilan pemerintah daerah. Kesbangpol, Dinas Pendidikan, dan Dinas Ketenagakerjaan menandatangani surat tuntutan mahasiswa di halaman Kantor Gubernur Sumbar. (rar)

Wartawan : Salsa Nur’Aini (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Kurikulum Pendidikan Harus Sesuai dengan Kebutuhan Mahasiswa: Demikian Ujar Dekan FUSA

Next Post

Aksi Jilid II Mahasiswa Gaungkan Tuntutan Pendidikan dan Buruh

Related Posts