Suarakampus.com– Menjelang tahun ajaran baru 2025, kasus penipuan kost kembali marak di sekitar Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. Sejumlah mahasiswa baru menjadi korban, sementara mahasiswa senior turut membantu memulihkan kerugian yang dialami, Senin (15/07).
Mahasiswa Prodi Ekonomi Syariah angkatan 2022 sekaligus admin grup Info Mahasiswa UIN, Miftahul Hasanah menyebutkan, sudah ada empat mahasiswa baru yang tertipu. “Pelaku memanfaatkan kebutuhan tempat tinggal dengan menawarkan kost mewah berharga tidak masuk akal,” ujarnya.
Miftah menambahkan, pelaku meminta korban mentransfer uang muka, padahal kost tersebut tidak pernah ada. “Kalau diminta survei lokasi, pelaku selalu beralasan,” katanya.
Miftah menjelaskan bahwa modus semacam ini bukan kali pertama terjadi di lingkungan kampus. “Tahun lalu juga ada kasus serupa,” paparnya.
Ia menuturkan bahwa pada kasus sebelumnya, pelaku juga mahasiswa UIN IB, terdiri dari satu perempuan dan satu laki-laki. “Sayangnya, saat itu tidak ada tanggapan dari pihak kampus,” ucapnya.
Sebagai pengelola grup, Miftah merasa berkewajiban membantu para korban. “Alhamdulillah, uangnya bisa dikembalikan dan saya berusaha menjembatani antara pelaku dan korban,” jelasnya.
Miftah mengatakan saat ini ia sedang menyamar sebagai calon penyewa kost demi mengungkap pelaku. “Kami juga terus mengimbau mahasiswa baru agar lebih waspada,” tambahnya.
Mahasiswa ini turut membangun kerja sama dengan pemilik kost resmi di sekitar kampus. “Sebelum diizinkan promosi, saya survei langsung ke lokasi,” terangnya.
Ia menyampaikan bahwa grup yang ia kelola juga melibatkan tokoh masyarakat dan unsur keamanan setempat. “Ada ketua pemuda, bahkan anggota kepolisian yang turut memantau,” lanjutnya.
Miftah berharap pihak kampus lebih peduli terhadap kondisi mahasiswa baru, terutama dalam mengantisipasi penipuan. “Dukung mahasiswa yang peduli lingkungan dan jangan abaikan kejahatan di sekitar kampus,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Zahra Mustika