Muslim Identity UIN IB: Minim Adab akibat Pendidikan tanpa Ajaran Islam

Diskusi Muslim Identity UIN IB dengan Tema Ketika Pendidikan Diatur dengan Islam (Sumber: Nurwasilah/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Marak kasus bullying zaman sekarang menggambarkan minim adab dan moral bagi generasi saat ini. Karena kualitas pendidikan sekarang tidak menggunakan ajaran-ajaran islam di dalamnya.

“Melihat pendidikan sekarang cenderung menimbulkan kerusakan bagi generasi karena dalam mendidik tidak memakai sifat Islam. Akibatnya, tindakan bullying marak terjadi karena kurang adab serta moral,” kata Nurfitriyati Restuti saat acara diskusi yang digelar oleh Muslim Identity UIN IB Padang di kampus II Lubuk Lintah.

Nurfitriyani Restuti menjelaskan, tujuan dari pendidikan dengan sistem islam untuk membentuk generasi yang berkualitas. “Menjadikan generasi yang bertaqwa dan berkepribadian Islam serta intelektual,” katanya.

ia menjelaskan kualitas pendidikan individu itu harus memiliki dua sifat si antaranya, Ulul albab dan secara kolektif bersifat Khoiru Ummah. “Karena setiap generasi menentukan nasib dari suatu bangsa ke depannya, apakah kejayaan atau kehancuran suatu bangsa nantinya,” tambahnya.

Kemudian, ia melanjutkan, proses pengajaran yang diberikan oleh pendidik harus membantu siswa dalam pembelajaran dan pelaksanaannya. “Saat pendidik memberikan ilmu kepada siswa harus disertai dengan dorongan dan motivasi untuk mengamalkannya,” ucap sarjana pendidikan itu.

Setiap materi yang diberikan harus berdasarkan kurikulum yang didasari keagamaan dan aqidah Islam. Apalagi guru harus menjadi sosok teladan bagi siswa dan pendidik yang bermutu. “Memotivasi, dan mengevaluasi pengaruh pelajaran menjadi peran penting bagi pendidik dalam proses pembelajaran terhadap sikap dan perilaku siswa,” katanya.

Tak hanya guru, Nurfitriya mengatakan, orang tua merupakan peran penting untuk mendidik sikap dan akhlak anak karena mereka sebagai madrasah pertama bagi seorang anak. “Orang tua juga menjadi guru pertama untuk seorang anak terutama sosok seorang ibu,” tutupnya. (hrd)

Wartawan: Ulya Rahma Yanti (Mg), Nurwasilah Arafiah (Mg), dan Azzahra Siti Nurrahmi (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Gebyar HUT UKM Kopma ke-33 tahun, 16 Mahasiswa ikut Solo Song

Next Post

Meriahkan Penutupan, Seiba Internasional Festival Tampilkan Seni Budaya dari Tiga Negara

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty