Penulis: Debi Efrita
Ketika kubuka buku
Aku begitu terpaku
Goresan tintanya begitu fasih merayu
Mata ini seakan telah dipandu
Membaca rangkaian sajak dari para pendahulu
Mereka bilang kami beruntung
Hidup di hamparan zamrud khatulistiwa
Apapun kau cari ada
Alam dengan rela menyediakannya
Dan mereka bilang kami bahagia
Dipimpin oleh raja yang merakyat
Bercengkrama dengan masyarakat yang bersahabat
Lantas tersirat “oh betapa hebatnya kerajaan ini”
Tapi ketika kubuka pintu
Hati ini seperti teriris sembilu
Mata ini langsung sendu
Menyaksikan pemerkosaan ibu pertiwi oleh manusia tak tahu malu
Telinga ini lelah mendengar janji semanis madu
Yang dibungkus mantra jahat yang menusuk kalbu
Tatkala kaum marginal berteriak
Mereka balas dengan gertak
Suaranya dianggap layaknya kaset rusak
Ulama mereka arak ke dalam kotak
Lantas aku bertanya “dimana kerajaan yang hebat itu?”
Payakumbuh, 30 Januari 2021