Suarakampus.com – KSI Ulul Albab berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp3.861.300 selama satu hari aksi program donasi terbuka untuk korban bencana Sumatra Barat. Aksi penggalangan dana dilakukan secara daring dan luring pada Sabtu (30/11).
Ketua UKM KSI Ulul Albab, Indra menyampaikan, bahwa aksi ini berawal dari kepedulian sosial anggota. “Aksi ini sebagai bentuk kepekaan kami terhadap korban bencana,” ujarnya.
Indra menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan program kerja Departemen Relawan dan Kajian Strategis (REJIS). “Ditambah dengan respons cepat tim relawan KSI bersama seluruh lembaga dakwah fakultas, seperti Forum Al-Irsyad, Al-Hikmah, Riyadush Shalihin, Khairu Ummah, dan lainnya,” jelasnya.
Ketua ini menuturkan, penggalangan dana dilakukan melalui transfer dan aksi lapangan di beberapa lokasi. “Dari pagi hari hingga sore dengan pendistribusian ke masyarakat terdampak banjir,” tambahnya.
Indra mengungkapkan, bahwa tantangan yang dihadapi berupa pengaturan keterlibatan anggota. “Hal ini membutuhkan koordinasi yang kuat,” ungkapnya.
Sementara itu, Koordinator Departemen Relawan dan Kajian Strategis (REJIS), Dede Saputra menjelaskan, bahwa penggalangan dana dilakukan di tiga titik. “Simpang Lampu Merah Lumin, Pasar Pagi Tanjung Aur, dan Simpang Alai,” jelasnya.
Ia menyampaikan, penggalangan yang dilakukan di tiga titik berbeda berjalan mulus. “Alhamdulillah berjalan lancar di lapangan,” ungkapnya.
Dede menyebutkan, total dana yang dihimpun berjumlah Rp3.861.300. “Diperoleh melalui daring dan luring,” sebutnya.
Pria ini menegaskan, dana tersebut dibelanjakan untuk sembako dengan total Rp3.860.000. “Sisanya akan digabungkan dengan donasi ormawa lain,” lanjutnya.
Sebanyak 60 paket sembako disalurkan kepada warga terdampak banjir. “Distribusi dilakukan hingga pukul 22.00,” sebut Dede.
Ketua Kemuslimahan KSI Ulul Albab, Ulfa Nur Aini menuturkan, bahwa pengurus dan anggota perempuan turut terlibat. “Kami ikut menggalang dana, membeli kebutuhan sembako, hingga mengemas bantuan,” jelas Ulfa.
Ia menjelaskan, bahwa pembagian tugas dilakukan agar prosesnya lebih cepat dan terorganisasi. “Ada yang turun ke pasar, jalanan, dan ikut mengemas,” tuturnya.
Ulfa berharap, kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat. “Semoga KSI tetap solid serta bermanfaat bagi orang banyak,” pungkasnya. (Lya)
Wartawan: Zahra Mustika