Suara yang Tak Pernah Redup

Illustrator: Tsamaratur Rahmi

Oleh: Nur Hanifah (Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang)

Dilorong sekitar kampus 

Kami menyuarakan 

Menegak kan kebenaran 

Disamping itu

Banyak suara yang menolak padam 

Kami bersiri teguh

Walaupun angin, hujan badai menerpa 

Kami tetap dalam kebenaran 

Walaupun banyak yang tidak menyukai

Kami tetap selalu menyuarakan kebenaran

Kami tidak takut dicibir 

Selagi yang kami sampaikan nyata

Karena menyuarakan itu lebih baik

Dari pada dipendam

Selama kami berpihak kepada kebenaran

Tidak akan ada pada diri ini gemetar

Karena suara itu bukan untuk dipendam 

Melainkan menyuarakan apa itu kebenaran .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Penggalangan Dana KSI Ulul Albab Capai Rp3,8 Juta dalam Satu Hari

Next Post

Nyanyian Sunyi yang Merobohkan Bumi

Related Posts

Kau dan Etik

Oleh:  Zahra Mustika  (Prodi Studi Agama Agama)  Tak romantik, penuh dramatik Tak simpatik, sangat egoistik Bermain taktik, tak…
Selengkapnya