Rahasia yang Tertinggal

(Sumber: Tsamara/suarakampus.com)

Oleh: Raihani Salsabila

(Mahasiswi Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN IB)

Di antara desah angin yang berbisik
Tersembunyi rahasia dalam pelukan malam
Seperti embun yang menari di atas dedaunan
Menyimpan cerita yang tak terucap
Misteri yang terukir dalam cahaya rembulan.

Kau, bintang yang bersinar di langit kelam
Membawa harapan dalam setiap sinarmu
Namun, di balik senyummu yang menawan
Ada bayang-bayang yang tak terungkap
Seperti lukisan indah tanpa nama.

Dalam hening, aku mendengar detak jantung
Seolah waktu berhenti, menunggu jawaban
Setiap detik adalah bait puisi
Yang terukir dalam jiwa, takkan pudar
Rahasia yang tertinggal di antara kita.

Kau berjalan di tepi pantai sunyi
Jejak kakimu terhapus ombak yang datang
Namun, di dalam hati jejak itu abadi
Menyimpan kenangan yang takkan sirna
Seperti pasir yang menanti untuk dikenang.

Di balik tirai malam yang kelam
Ada cahaya yang menuntun langkah
Rahasia yang terpendam dalam bisu
Menjadi lagu yang tak pernah usai
Mengalun lembut di antara detak waktu.

Saat fajar menyingsing, harapan terbit
Kau bisikkan doa dalam keheningan
Semoga rahasia ini takkan hilang
Menjadi jembatan antara jiwa kita
Menghubungkan hati yang saling merindu.

Di ujung perjalanan, saat semua terungkap
Kita akan tertawa di bawah sinar mentari
Rahasia yang tertinggal akan bersinar
Menjadi bagian dari kisah abadi
Yang takkan pernah pudar oleh waktu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Mahasiswa UIN IB Padang bawa nilai moderasi beragama pada KKN Nusantara 2025.

Next Post

Liburan Mahasiswa: Surga Nyaman atau Jebakan yang Melenakan?

Related Posts