Rindu Terbang di Langit Perantauan

Ilustrasi: Elsa/suarakampus.com

Oleh: Elsa Mayora

(Mahasiswi UIN Imam Bonjol Padang)

Di ufuk senja, mentari melambaikan salam perpisahan
Menandai langkah kaki menuju negeri yang asing
Anak rantau melangkah penuh harap dan cita-cita
Mencari mimpi di tanah perantauan, walau rindu mengebu hebat

Rindu kini menjadi teman setia, hanya doa dan semangat yang menjadi pegangan jiwa
Namun tak apa, demi masa depan yang cerah untuk keluarga tercinta

Di perantauan, badai silih berganti menyapa kegagalan dan keraguan, mencoba menggerogoti jiwa namun, anak rantau takkan pernah gentar karna mereka tahu
Di rumah doa dan cinta, serta harap menanti di ujung lara

Anak rantau, bukan itu namanya jika tak pandai menyelipkan pilu di balik semangat membaramu
Pelukan yang dirimu nantikan pun terpaksa ditahan dahulu

Anak rantau pergilah dengan tegar
Hadapi rintangan dengan penuh keberanian
Ingatlah bahwa akan selalu ada doa dan cinta yang ikut serta dalam perjalananmu
Kami semua di sini selalu mendoakan dirimu

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Penyembelihan Kurban: Antara Syariat, Konstitusi, dan Kepentingan Politik

Next Post

Jarak dan Rindu

Related Posts

Hahaha

Oleh: Nafi Pramoedya(Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang) Ini kisahku, si paling flatHahaha hihihi sana siniBerani berkata, kadang lupa…
Selengkapnya
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty