Oleh : Anisa Fitri Tara
(Mahasiswi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam)
Aku sekarat
Bukan oleh luka
Melainkan oleh hati dan pikiranku sendiri
Yang terus berbohong
Kepalaku gaduh tanpa henti
Amarah dan benci
Bergantian duduk di dada
Menyebut dirinya benar
Aku lelah berperang
Dengan diriku sendiri
Lelah menenangkan dunia
Lelah akan banyak hal
Sementara batinku runtuh perlahan
Jika aku masih berdiri hari ini
Bukan karena kuat
Hanya karena belum tahu
Cara menyerah dengan benar
Aku tidak mati
Aku hanya
Terlalu lama
Bertahan.