Oleh : Zelzira Miky Lezia
(Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam UIN Imam Bonjol Padang)
Jika hidup adalah sepasang kaki
Ia tak selalu harus berlari
Tak selalu harus berjalan
Kadang, ia hanya perlu berhenti
Menghela napas, menikmati sunyi
Ada hari di mana langkah terasa ringan
Menari di jalanan penuh harapan
Namun ada saat lutut bergetar
Jatuh tersungkur, terluka dan gentar
Tak apa, tak semua harus tergesa
Kadang, diam juga bagian dari perjalanan
Duduklah di tepi jalan, biarkan angin membelai
Biarkan luka berbicara, sebelum ia mereda
Sebab tak ada luka yang abadi
Tak ada jatuh yang tak bisa bangkit lagi
Kaki yang lelah akan pulih
Hati yang perih akan bersih
Dan saat tiba waktunya, kamu akan tahu
Bahwa jalan yang sama masih menunggu
Bukan untuk menghakimi, bukan untuk menuntut
Tapi untuk menyambut, langkah baru yang kamu tempuh