Tim Debat Syariah UIN IB Juara Nasional

Tiga delegasi utusan resmi Ukm surau konstitusi UIN IB raih prestasi di kompetisi nasional,Batusangkar. Sumber: Haida Putri Lubis/suarakampus.com

Suarakampus.com– Tim debat Fakultas Syariah UIN Imam Bonjol Padang yang tergabung dalam UKM Surau Konstitusi berhasil meraih juara pada semua kategori dalam kompetisi debat nasional di Batusangkar. Prestasi ini menjadi capaian pertama mereka di tingkat nasional dengan meraih juara pertama peradilan, juara 1-3 orasi publik, dan juara ketiga debat pada 21-23 November.

Ketua Tim, Parel Desra Pratama mengatakan, mereka berangkat Minggu malam pukul 22.00 WIB menggunakan dua motor dan tiba pukul 01.00 WIB saat hujan lebat dengan perjalanan yang berat. “Tapi kami tetap semangat,” ujarnya, Senin (24/11).

Lanjutnya, pendanaan tidak cair karena Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) belum selesai sehingga mereka memakai biaya pribadi untuk menutupi semuanya. “Kami terpaksa menutupi semuanya sendiri,” katanya.

Ia menuturkan, delegasi dari UIN Lampung dan UIN Suska Riau mendapat fasilitas mobil kampus sehingga lebih siap dibandingkan tim mereka. “Kami kalah fasilitas, tapi tidak kalah mental,” ungkapnya.

Parel menyampaikan, tim membedah 15 mosi sebagai persiapan sebelum lomba dengan latihan di sela kuliah dan kegiatan UKM untuk menghadapi persaingan ketat.

Ia mengatakan, persaingan ketat karena memakai sistem Victory Point dengan lawan dari berbagai kampus yang cukup kuat. “Lawan dari berbagai kampus cukup kuat,” ujarnya.

Ketua Tim menjelaskan, perannya sebagai pembicara kedua yang menguraikan aspek hukum untuk memastikan argumen tim kuat dalam kompetisi.

Kendati demikian, ia berharap kampus memberi dukungan lebih baik ke depan dengan perhatian yang lebih untuk delegasi nasional. “Kami ingin perhatian yang lebih untuk delegasi nasional,” ujarnya.

Anggota Tim, Fahrul Rahmatullah menyampaikan, setiba di lokasi tim langsung menyesuaikan diri dengan perubahan mosi dan menyusun strategi agar tidak ketinggalan. “Kami harus cepat fokus,” ujarnya.

Lanjutnya, perannya sebagai pembicara pertama yang menjelaskan latar belakang mosi untuk membuka alur argumen tim dalam kompetisi. “Tugas saya membuka alur argumen,” katanya.

Anggota Tim, Roy Hidayat menyampaikan, perannya menutup argumen sebagai pembicara ketiga dengan saling membantu anggota lain saat ada interupsi dari lawan.

Demikian, ia mengungkapkan prestasi ini menjadi pencapaian nasional pertama tim yang membanggakan. “Ini prestasi nasional pertama kami,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Haida Putri Lubis (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Curah Hujan Tinggi Sebabkan Longsor di Gedung J Kampus 3 UIN IB

Next Post

Curah Hujan Tinggi, Lereng Kampus UIN IB Ambruk

Related Posts