Tingkat Kepedulian Terhadap Perempuan dan Anak, Komnas Perempuan Adakan Diskusi Publik

Tangkapan layar diskusi publik Komnas Perempuan bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (sumber: Azizah/ suarakampus.com)

Suarakampus.comTingginya praktik kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, Komisi Nasional (Komnas) Perempuan. Kegiatan tersebut berlangsung secara daring dalam diskusi publik pada Senin (10/07).

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap perempuan dan anak. “Ini merupakan upaya pencegahan dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM),” tuturnya.

Lanjutnya, penanganan terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak perlu diperhatikan. “Hal ini karena berpengaruh terhadap Sumber Daya Manusia (SDM),” pungkasnya.

Bintang menyebutkan dengan diterbitkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual menjadi bukti sejarah penting yang memberi makna pada kemajuan hak-hak korban. “Ini juga menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat tentang kekerasan seksual dan menumbuhkan keberanian untuk bicara,” jelasnya.

Kendati demikian, kata dia, selain memperkuat kebijakan pemerintah tentu mendapat tantangan dalam memberikan layanan kepada korban. “Petugas dituntut untuk memahami isu-isu tentang perempuan dan anak serta kebutuhan spesifiknya,” ujarnya.

Ia berharap diskusi publik menjadi awal yang baik peningkatan hidup perempuan dan anak Indonesia. “Untuk mewujudkan penanganan kekerasan yang lebih terintegrasi dan komprehensif,” tutupnya. (wng)

Wartawan: Nur ‘Azizah Yunara Putri

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Winny Wiriani: Pentingnya Membuat Perjanjian dalam UMKM Bagi Masyarakat

Next Post

Pelepasan KKN PPM UIN IB Ke-49 Oleh Gubernur Sumbar

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty