Zahra Mustika
Mahasiswi Program Studi Studi Agama Agama UIN IB
Aku menyukai hujan
namun bukan rintikan yang membasahi wajahmu
enggan bagiku merubah terangmu menjadi gelap
bagiku kau cahaya dikala pagi menyapa
dan cahaya dikala gelap akan berkuasa
kau seindah imaji yang terus bermain dengan ilusi
Terkadang
aku masih melantunkan namamu
di setiap titik yang gagal menuju satu
Walaupun aku menyanggah uluran tanganmu
terkadang masih ada serpihan kecil dari kita
yang sedang kuusahakan utuh
kau tersenyum di persimpangan
dan aku membisu di titik 12 jarum jam
memaksa senyum dikala sendu