UKM Olahraga UIN IB Krisis Lapangan Layak Pakai

Kondisi lapangan voli UIN Imam Bonjol Padang yang tampak tidak terawat dengan permukaan lantai mulai rusak dan penuh dedaunan kering, Selasa (26/06/2025). Foto: Dokumentasi Aditya Tawalakna

Suarakampus.com– Lapangan olahraga Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dinilai tak layak pakai setelah tiga tahun tanpa renovasi, berdampak langsung pada kegiatan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Olahraga. Proposal perbaikan yang diajukan sejak dua tahun lalu tak kunjung mendapat tanggapan, Rabu (25/06).

Ketua UKM Olahraga, Aditya Tawakalna menyebutkan kondisi lapangan sudah tidak lagi mendukung aktivitas olahraga kampus. “Tiga tahun terakhir tidak ada renovasi,” ujarnya.

Aditya menjelaskan bahwa lapangan voli, basket, badminton, futsal, tenis, takraw, serta ruang tenis meja tidak lagi layak digunakan. “UKM olahraga tanpa lapangan rasanya tidak berguna,” katanya.

Lapangan tenis meja di Aula UIN Imam Bonjol Padang mengalami kerusakan pada lantai dan garis lapangan yang memudar, Rabu (25/06/2025). Foto: Dokumentasi Aditya Tawalakna

Lapangan takraw beralaskan pasir yang tidak layak digunakan karena permukaan tidak rata dan fasilitas penunjang tidak tersedia, Rabu (25/06/2025). Foto: Dokumentasi Aditya Tawalakna

Lapangan basket di area kampus UIN Imam Bonjol Padang terlihat usang, cat memudar, serta kondisi ring dan lantai tidak mendukung aktivitas olahraga, Rabu (25/06/2025). Foto: Dokumentasi Aditya Tawalakna

Lapangan futsal UIN Imam Bonjol Padang yang masih digunakan mahasiswa, meski kondisi lantai licin dan tidak dalam kondisi optimal, Rabu (25/06/2025). Foto: Dokumentasi Aditya Tawalakna

Lapangan tenis eksekutif UIN Imam Bonjol Padang yang mulai mengalami pelapukan cat dan kerusakan minor, namun masih dijadikan lokasi latihan, Rabu (25/06/2025). Foto: Dokumentasi Aditya Tawalakna

Aditya menambahkan, pihaknya kini harus menyewa lapangan luar kampus untuk menjalankan program kerja. “Lapangan basket pun sangat licin, ring berkarat, dan fiber ring pecah,” tuturnya.

Aditya menyebut proposal renovasi yang diajukan sejak dua tahun lalu belum juga ditindaklanjuti. “Perbaikan infrastruktur ditiadakan sementara, tidak tahu sampai kapan,” ungkapnya.

Aditya berharap lapangan segera direnovasi agar kegiatan olahraga dapat berjalan optimal tanpa menyewa tempat luar. “Semoga tersedia lapangan yang layak pakai di kampus,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Tsamaratur Rahmi, Bonar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Menjembatani Makna, Menghubungkan Dunia

Next Post

Masyarakat Sipil Tuntut DPRD Usut Kekerasan Aparat di Sumbar

Related Posts