1064 Mahasiswa Ikuti Wisuda ke-85 UIN IB, Berikut Rinciannya

Wisuda UIN IB Angkatan 84 di Auditorium Prof Mahmud Yunus. (sumber: Instagram: @uinimambonjolofficial)

Suarakampus.com- Sebanyak 1064 mahasiswa bakal mengikuti prosesi wisuda Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang ke-85. Wisuda tersebut akan diselenggarakan secara daring pada Sabtu-Minggu (26-27/06) mendatang.

Selaku Kepala Sub Bagian (Kasubag) Akademik, Zulfendri menuturkan rincian wisudawan yaitu Pasca Sarjana sebanyak 77 orang, Fakultas Adab dan Humaniora berjumlah 78 orang, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) 181 orang, serta 95 orang dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI).

“Sedangkan Fakultas Syariah berjumlah 175 orang, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) 409 orang dan Fakultas Ushuluddin sebanyak 95 orang,” terangnya.

Selain itu, Zulfendri menerangkan pandemi Covid-19 menjadi penyebab wisuda dilaksanakan secara daring. “Pemilihan pelaksanaan wisuda secara online karena sekarang situasinya masih Covid-19,” katanya.

Terkait kebijakan tersebut, calon wisudawan FTIK, Vivi Yulia Ningsih merasa kecewa dengan keputusan pelaksanaan wisuda ke-85 secara daring. “Seharusnya pihak kampus memberikan dua pilihan kepada kita perihal pelaksanaan wisuda antara online atau offline,” ungkapnya.

Ia menilai informasi wisuda terkesan mendadak dikeluarkan, sehingga banyak yang belum dipersiapkan calon wisudawan. “Jika alasannya karena pandemi seperti sekarang, kita bisa tes swab dulu sebelum pelaksanaan dimulai,” pandangnya.

Vivi berharap agar pihak kampus cepat mengeluarkan ijazah para wisudawan, sebab harapan wisuda terselenggara secara offline sangat tipis. “Kami semua berharap semoga ijazah kami cepat dikeluarkan saja,” harapnya.

Sementara itu, calon wisudawan FDIK, Mutiara Rizqa Chairunnisa menginginkan pihak kampus bisa melakukan wisuda secara offline. Namun, dirinya harus mengikuti kebijakan kampus.

“Sebenarnya saya ingin wisuda ke-85 ini dilangsungkan secara langsung, tapi sekarang diterima saja, soalnya sudah dekat hari H,” ungkapnya.

Sambungnya, meski orangtuanya menginginkan wisuda secara offline. Namun ia memandang banyak manfaat yang bisa diambil dari wisuda online seperti menghemat biaya.

“Saya tidak perlu swab dan beli tiket lagi ke Padang, sehingga risiko terpapar Covid-19 juga minim,” ucapnya.

Ia berharap agar pelaksanaan wisuda ke-85 berjalan lancar. “Semoga jaringan lancar ketika wisuda nanti,” harapnya. (ulf)

Wartawan: Rinta Farianti

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Hadiah Kwitansi

Next Post

Bingkai Luka

Related Posts
Total
0
Share