93 Tahun Sumpah Pemuda: Ikhtiar Membangun Persatuan Bangsa

Tangkapan layar webinar peringati Hari Sumpah Pemuda (sumber: ist)

Suarakampus.com- Peringati 93 tahun Hari Sumpah Pemuda, Majlis Sinergi Islam dan Tradisi (Magistra) Indonesia gelar webinar bertajuk Imunitas Persatuan di Tengah Pandemi Covid-19. Kegiatan tersebut menyoroti peran pemuda saat ini dalam menatap masa depan bangsa, Sabtu (30/10).

Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB), Riki Saputra menjelaskan Sumpah Pemuda suatu perjanjian sakral antar pemuda Indonesia. “Ide cemerlang pemuda menyongsong persatuan banyak terkandung dalam Sumpah Pemuda,” katanya.

Menurutnya, kandungan Sumpah Pemuda sudah diterapkan sejak zaman Rasulullah ketika berada di Madinah. Kata dia, kala itu ada pertikaian antara kaum Anshar dan Muhajirin, hingga tercetuslah perjanjian menyatukan kedua pihak. “Nilai persatuan sangat penting bagi kemajuan bangsa,” terangnya.

Lanjutnya, nilai yang mesti dibudayakan ialah spiritual dan intelektual mesti diintegrasikan. “Ketika kita mampu memahami nilai spiritual, maka otomatis kita dapat mewujudkan nilai lainnya dengan baik,” paparnya.

Abdullah Khusairi, Wakil Dekan III FDIK UIN Imam Bonjol Padang mengatakan 76 tahun Indonesia merdeka tidak kunjung memerdekakan segala yang ada. “Kita disibukkan dengan perkembangan teknologi yang kian hari kian pesat,” tuturnya.

Katanya, banjirnya informasi di berbagai media berbalut tingginya penetrasi internet mudah diterima masyarakat. Namun, menurutnya tidak diimbangi dengan kemampuan berpikir kritis untuk menghadapi informasi yang beredar di dunia maya.

Menilik perkembangan teknologi, ia menuturkan pemuda Indonesia mesti menyiapkan diri baik pengetahuan dan keterampilan. Sebab waktu cepat berubah dan persaingan semakin ketat.

Ia berharap pemuda bisa kembali membangkitkan semangat persatuan dan kebersamaan. “Pemuda hari ini harus mampu mengubah diri dan memajukan Indonesia,” inginnya. (ulf)

Wartawan: Rayhan Fadillah, Salsabilla.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

LPJM Progresif IAIN Kerinci Lakukan Kunjungan ke LPM Suara Kampus

Next Post

Eksistensi Sejarah Maritim dalam Perkembangan Islam di Nusantara

Related Posts
Total
0
Share