Status Waspada Gunung Talang, Seluruh Pendakian Ditutup Sementara

Sumber: Liputan6.com

Suarakampus.com– Pemerintah Nagari di kaki Gunung Talang menerbitkan surat edaran resmi yang melarang seluruh aktivitas pendakian menyusul peningkatan status gunung api tersebut ke Level II (Waspada). Kebijakan ini diambil berdasarkan informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Rabu (10/12).

Wali Nagari, Ulil Amri menjelaskan, seluruh jalur pendakian menuju kawasan Gunung Talang resmi ditutup sementara waktu. “Seluruh jalur pendakian ditutup sementara,” jelasnya.

Ulil Amri menegaskan, posko pendakian telah mendapat instruksi untuk menghentikan semua izin masuk ke kawasan tersebut. “Masyarakat dan pendaki dilarang mendekati kawasan kawah,” tegasnya.

Wali Nagari itu menambahkan, penutupan akan berlaku hingga situasi dinyatakan benar-benar aman oleh pihak berwenang. “Kami selalu mengingatkan pengurus posko untuk mematuhi instruksi ini,” tambahnya.

Ulil Amri menyampaikan, Sekretaris Daerah telah memerintahkan seluruh aparat nagari untuk segera menyebarluaskan informasi kenaikan status tersebut. “Status Gunung Talang telah dinaikkan ke Level II Waspada,” ujarnya.

Ia menuturkan, peningkatan status ini didasari oleh aktivitas seismik yang tercatat sejak malam sebelumnya. “Total sekitar lima kali gempa vulkanik telah terjadi,” tuturnya.

Ulil Amri memaparkan, patroli pengamanan di kawasan gunung kini sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah dan kepolisian. “Kami mengikuti arahan ilmiah yang menyatakan adanya peningkatan aktivitas,” paparnya.

Salah seorang warga di kaki gunung, Jenita, mengaku merasa khawatir setelah menerima kabar kenaikan status melalui media sosial. “Rasanya cemas sekali,” katanya.

Warga tersebut menyayangkan masih ada masyarakat yang belum sepenuhnya mengindahkan larangan tersebut. “Padahal risikonya sangat berbahaya jika terjadi erupsi mendadak,” tambahnya.

Warga lain, Darneli mengatakan, telah menerima imbauan resmi dari pos pengamatan pada pukul 10.00 WIB tanggal 10 Desember 2025. “Informasi itu saya terima langsung dari posko,” ujarnya.

Darneli menyebut, mendekati kawasan gunung saat ini merupakan tindakan yang membahayakan keselamatan. “Saya memilih mengikuti imbauan karena sudah jelas dilarang,” sebutnya.

Ia berharap, situasi keamanan di sekitar Gunung Talang dapat segera pulih seperti semula. “Semoga kita dijauhkan dari segala bencana,” tutupnya. (ver)

Wartawan: Muhammad Rezki (Mg), Zahra Mustika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Debit Sungai Batu Busuk Kembali Naik

Next Post

Korban Bencana Sumatra Bertahan dengan Mie Mentah di Tenda Robek

Related Posts