Suarakampus.com- Hujan yang mengguyur kawasan Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat mengakibatkan debit air Sungai Batu Busuak naik, Rabu (10/12/2025).
Kapten Irfandi, Afrizal Chan mengatakan, debit air kembali naik dari pagi sekitar 10.00 WIB pagi. “Air dari hulu turun, larinya kesini, makanya jadi bahaya. kalau lari ke tengah enak saja,” ucapnya.
Ia mengatakan, akibat debit air semakin naik, jembatan Lambung Bukit sebelum Batu Busuk hampir putus. “Kalau putus sedikit, akses untuk satu kampung tidak akan bisa keluar lagi,”ujarnya.
Lanjutnya, untuk sementara kendaraan mobil tidak bisa melewati jalur. “Bahkan untuk motor pun susah untuk lewat, karna jalur putus,” katanya.
Kemudian kata dia, masyarakat sekitar yang tinggal didekat jembatan di himbau untuk mengungsi. “Ada beberapa masyarakat yang baru akan melakukan perpindahan ke posko,” ungkapnya.
Terkait infor posko yang ada di daerah Batu Busuk itu ada satu posko. “Di Mushalla Al-Barakah dengan pengungsi 187 orang jiwa,” ungkapnya.
Salah satu warga setempat, Nono 48 Tahun, mengatakan hal yang sama. Air sudah naik dari pagi tadi. “Masyarakat masih banyak yang menetap disana, tapi ada juga yang sudah mengungsi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, debit air yang tinggi hari ini sudah merobohkan jembatan jalan. “Jalan sudah putus, jadi susah lewat untuk memberikan bantuan,” paparnya.
Kata dia, bantuan dari pagi tadi belum ada yang datang, karna akses mobil dan motor yang susah lewat.“Lambat cara kerja dari pemerintah untuk daerah sini,”pungkasnya. (Red)
Wartawan: Elsa Mayora