HMP SAA Adakan Seminar Bahas Dialog Beragama

(Sumber: Elsa/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Studi Agama-agama (SAA) gelar seminar bahas dialog beragama. Acara tersebut dilaksanakan di auditorium mini Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA), Selasa (25/06).

Dalam seminar kali ini, HMP SAA mengundang pemateri dari Pelita Padang, yang dihadiri oleh ketua Formma Sumbar, sekretaris umum pelita, wakil ketua pelita, dan anggota pelita.

Seminar dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Andri Ashadi mengatakan, acara seperti ini jarang dilakukan pada order baru terutama oleh generasi muda. “Zaman dulu dilakukan hanya oleh pemangku agama dengan dialog yang elit,” ucapnya

Andri Ashadi menyampaikan, gaya kegiatan pelita bisa kita tiru untuk kegiatan Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA). “Biar kita terbiasa tergabung dalam toleransi agama agar munculnya rasa toleransi kita,” tambahnya.

Kemudian, seminar keagaman ini dapat menjadi kekuatan bagi mahasiswa untuk saling menghargai dan menghormati perbedaan itu. “Ini sebagai pengalaman untuk mahasiswa belajar lebih dalam tentang toleransi,” ujarnya

Selaku Seketaris Panitia Seminar Keagamaan, Laila Fitri Yanti menjelaskan, tamu undangan merupakan perwakilan dari setiap HMP Prodi FUSA. “Tidak dibuka untuk umum karna anggaran yang kurang dan keterbatasan waktu,” ucapnya.

Dalam menjalankan seminar terjadi kendala dari jumlah anggota yang datang belum memenuhi target. “Mungkin juga karena jadwalnya bentrok dengan waktu ujian mahasiswa,” jelasnya.

Tujuan diadakan seminar ini merupakan bentuk wujud dari meningkatkan toleransi antar umat beragama. “Karena sejalan juga dengan jurusan kami yaitu Studi Agama-Agama, juga biar orang lain juga dapat mengetahui tentang ilmu toleransi, bukan hanya Prodi kami.” ungkapnya

Acara Seminar ini telah di persiapkan dari bulan Mei hanya saja pergerakan baru dilakukan di bulan Juni. “Karna kendala yang terjadi pada panitia jadwal yang bentrok jadi tidak memungkinkan,” lanjutnya

Laila berharap, kegiatan seminar yang diadakan dapat meningkatkan toleransi bagi para peserta. “Semoga kedepannya kami bisa membuat seminar yang lebih besar dan terbuka untuk umum,” tutupnya. (Ira)

Wartawan: Elsa Mayora (Mg), Ilda Aisyah (Mg) dan M. Syarif Hidayatullah (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Begini Tanggapan Calon Mahasiswa Jalur UMPTKIN Terkait Kesiapan Ikut Ujian

Next Post

UPT PKK UIN IB Padang Raih Juara II Pada Kompetisi Kewirausahaan Nasional

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty