Ina

Ilustrasi potret kenangan (Sumber: Pixabay.com)

Oleh: Muhammad Iqbal (Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang)

Hari-hariku mulai terasa suram
Pagiku, tak se gemercik dulu
Siang ku panas, tetapi seakan membeku
Malam juga begitu, purnama tidak lagi memelukku
Hatiku semakin pilu, sebab tubuhmu tidak lagi memelukku dikala sendu

Ina
Datang, lalu meninggalkan kenangan
Banyak waktuku ditelan kegelapan, hilang diterkam kebisuan.
Hingga diselimuti kerinduan.

Ina
Sendu di penghujung tahunku, datang lagi mengingatkan
Kisah usang, kini mencoba kembali mencari peruntungan
Nurani berbisik mesra
Padaku Ia berkata “semangat kawan”
Namun nalar “membisu” pasrah tanpa harapan

Kini, bayangmu tinggal memori usang
Bagaikan kaset rusak yang tidak lagi bernada merdu

Padang, 01 Januari 2022.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Komunitas Sikola Lapau Bahas Urgensi Penataan Kelembagaan dalam Nagari

Next Post

Jelang Ujian Komprehensif, FDIK Lakukan Pembekalan

Related Posts

Merayakan Kesakitan

Oleh: Rindang Sabhita Najmi Aku ingin mengajakmu berpesta malam iniMerayakan kesakitan dalam percintaanMerayakan kesengsaraan dalam kehidupanTidak mengapa untuk…
Selengkapnya
Total
0
Share