Perhatikan Kondisi Organisasi, Pimpinan Muhammadiyah Hadiri Salat Idulfitri di Nagari Gantung Ciri

Suasana salat Idulfitri di daerah Gantung Ciri, Jumat (21/04). (Sumber: Latif/ suarakampus.com)

Suarakampus.com- Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat, Bachtiar Nasir hadiri salat Idulfitri warga Muhammadiyah Nagari gantuang Ciri, Kabupaten Solok pada Jumat (21/04). Hal tersebut sebagai bentuk perhatian pimpinan wilayah terhadap masyarakat Muhammadiyah daerah Sumbar.

Berdasarkan edaran Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menetapkan 1 Syawal jatuh pada Jumat 21 April. Hal ini didasarkan pada maklumat PP Muhammadiyah Nomor 1/M/MLM/I.0/2023, ijtimak jelang Syawal 1444 H  pada Kamis, 20 April 2023, pukul 11.15.06 WIB lalu.

Berdasarkan amatan tim suarakampus.com, salat Idulfitri dilaksanakan di lapangan sepak bola daerah Gantung Ciri sudah dipenuhi separuh masyarakat. Cuaca yang cukup terik tidak menyurutkan semangat masyarakat di sana melaksanakan salat Idulfitri dan mendengarkan khotbah pimpinan Muhammadiyah tersebut.

Kemudian, kata dia, kegiatan seperti ini juga untuk melihat kondisi organisasi Muhammadiyah di tingkat Ranting (Nagari/desa). “Gairah organisasi di sini sangat tinggi terlihat dari banyaknya jemaah yang hadir di ranting,” jelas Bachtiar saat menyampaikan khotbah.

Lanjutnya, tingginya dinamika pergerakan organisasi Muhammadiyah di tingkat ranting sebagai bentuk struktural organisasi yang sampai pada masyarakat kecil. “Tempat bergeraknya Muhammadiyah memang di tingkat ranting,” pungkasnya Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar itu.

“Untuk itu hal seperti ini perlu dijaga oleh pimpinan wilayah agar organisasi Muhammadiyah tetap berjalan,” tutupnya. (wng)

Wartawan: M. Abdul Latif

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Kemenag RI, 1 Syawal 1444 Jatuh pada Sabtu 22 April 2023

Next Post

Laksanakan Salat Id Serentak, Jemaah Masjid Nurul Huda Tanjung Mutiara Meningkat

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty