Romantisme Mancini dengan Gli Azzuri Berlanjut di Ajang Euro 2020

Timnas Italia. (Foto: REUTERS/Alberto Lingria)

Suarakampus.com- Kiprah Tim Nasional Italia di Euro 2020 sejauh ini cukup mengesankan. Tergabung di Grup A bersama Wales, Swiss dan Turki, Gli Azzuri berhasil menjadi pemuncak klasemen dengan raihan sempurna 9 poin.

Di pertandingan terakhir, pasukan Roberto Mancini berhasil menundukkan Wales lewat skor tipis 1-0. Bermain di Stadion Olimpico, Italia menurunkan mayoritas pemain pelapis pada laga ini, kecuali Donnaruma, Chiellini dan Jorginho.

Gol semata wayang tercipta oleh Matteo Pessinna, lewat operan cantik dari tendang bebas Marco Verrati di babak pertama. Selain itu, Wales harus bermain dengan sepuluh orang setelah Ethan Empadu mendapatkan kartu merah di menit ke-55.

Berkat peforma apiknya tersebut, membuat Italia layak diperhitungkan sebagai salah satu kandidat juara Euro 2020. Pasalnya, di fase grup Chiellini dan kawan-kawan sudah mencetak tujuh gol tanpa pernah merasakan kebobolan sekalipun.

Sekarang Italia tinggal menunggu lawan mereka di babak 16 besar Euro 2020 nanti. Gli Azzuri disinyalir bakal menghadapi runner up Grup C, yang saat ini diperebutkan dua tim Eropa Timur, Ukraina dan Austria.

Tuah Roberto Mancini
Gagal tampil di Piala Dunia 2018, menjadi pukulan besar bagi tim sekelas Italia. Kegagalan tersebut langsung direspon cepat oleh FIGC (Federasi resmi Italia) dengan mencopot allenatore saat itu, Gian Piero Ventura.

Sosok Pelatih Italia sejak tahun 2018, Roberto Mancini (Foto: AFP/Franck Fife)

FIGC lantas menggantinya dengan Mantan Pelatih Manchester City, Roberto Mancini. Keputusan tersebut sangat tepat, di mana Mancini menjawab ekspektasi publik lewat raihan 30 pertandingan tanpa kekalahan, luar biasa.

Bahkan, sudah 11 pertandingan terakhir atau 1000 menit lamanya gawang Italia tidak merasakan kebobolan. Bukan hanya hebat dalam menjaga pertahanan, Italia juga produktif dalam mencetak gol. Ada peran vital Mancini dalam menciptakan kestabilan tim.

Skuad mewah Gli Azzuri terangkum oleh duet bek berpengalaman Chiellini-Bonnuci yang ditopang kiper handal sekelas Donnaruma. Posisi tengah yang dihuni pemain-pemain berbakat macam Jorginho, Locatelli, Verrati dan Barella. Hingga penyerang mumpuni seperti Immobile, Chiesa, Insigne dan Belloti.

Layak untuk dinanti kembali kiprah Chiellini dan kawan-kawan dalam pertarungan fase Knock-Out nanti. Akankah pasukan Roberto Mancini mampu membawakan tropi Euro ke negeri Pizza dan Spaggetti setelah terakhir kali merengkuhnya tahun 1968 silam. Menarik untuk dinantikan.

Wartawan: Ahmad Fernanda

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Euro 2020: Tiga Tim Lolos Babak 16 Besar, Juara Bertahan di Ujung Tanduk

Next Post

Pentingnya Media Kolaborasi dalam Pemberantasan Korupsi

Related Posts
Total
0
Share
Hacklinkizmir nakliyatbalgat nakliyateryaman evden eve nakliyatçankaya nakliyat