Seberapa Pentingnya Mahasiswa Kura-kura?

Ilustrasi mengekspresikan pertanyaan dari beberapa orang mahasiswa (Sumber: Freepik.com)

Oleh: Febrian Hidayat
(Mahasiswa Hukum Keluarga, UIN Imam Bonjol Padang)

Kampus adalah tempat untuk menempa diri bagi mahasiswa dalam menuntut ilmu dan berproses untuk bertumbuh menjadi orang besar. Dalam istilah kampus, mahasiswa itu ada yang sibuk berorganisasi dan ada mahasiswa yang hanya fokus untuk kuliahnya saja.

Mahasiswa Kuliah Rapat-Kuliah Rapat (Kura-kura) adalah mahasiswa yang termasuk aktif di dalam kegiatan kampus. Mahasiswa ini bisa kita jumpai di lingkungan kampus universitas. Mereka setiap harinya menyibukkan dirinya dengan kegiatan kampus. Hanya saja, yang membedakan mereka dengan mahasiswa lain yakni mereka lebih berpengalaman dalam berorganisasi.

Tipe-tipe Mahasiswa Kura-kura bisa kita jumpai dengan ciri-cirinya antara lain, teman atau jaringan yang luas, banyak pengalaman, cenderung update informasi, modal bekerja, dan manage waktu. Teman atau jaringan yang luas ini dinamakan relasi. Kita bisa menemukan banyak teman atau menambah jaringan kita melalui organisasi kampus. Dengan adanya organisasi, kita bisa meningkatkan solidaritas dan silaturrahmi sesama kita.

Banyak pengalaman. Untuk pengalaman tidak mungkin kita ragui lagi, ketika mahasiswa itu aktif di dalam organisasi maka akan banyak ilmu yang ia dapati. Tidak hanya ilmu kampus, tetapi juga dibekali dengan belajar dari pengalaman berorganisasi. Cenderung update informasi, mahasiswa organisasi harus peka terhadap segala sesuatu terkait isu kampus maupun luar kampus. Seorang Mahasiswa Kura-kura akan malu apabila ia ketinggalan informasi (kudate). Modal bekerja, organisasi kampus tidak hanya sekedar kegiatan, namun kita dilatih dalam membentuk suatu bidang yang kita minati dan ini berpeluang dalam kerja setelah tamat kuliah nantinya.

Dengan pengalaman dari organisasi, peluang kita untuk mencari pekerjaan itu tidaklah susah. Dalam dunia pekerjaan, seorang Mahasiswa Kura-kura memiliki relasi yang luas untuk mencari pekerjaan. Bahkan, menjadi mahasiswa yang sibuk berorganisasi tidak menjadi penghambat dalam menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan. Justru di luar sana, banyak yang sukses itu dari mahasiswa yang sibuk berorganisasi.

Manage waktu, dalam hal mengatur waktu, Mahasiswa Kura-kura telah terasah di organisasi. Kesibukan mereka tidak hanya sekedar kuliah, tetapi juga diiringi dengan kegiatan berorganisasi di kampus seperti mengadakan rapat. Inilah rutinitas Mahasiswa Kura-kura itu, mereka disibukkan harinya dengan kegiatan perkuliahan dan organisasi kampus.

Sisi buruknya, jangan sampai hal ini menjadikan kita lalai dalam mengerjakan tugas kuliah yang wajibnya. Itulah buruknya sampai ada mahasiswa yang melupakan tugas wajibnya. Prioritaskan terlebih dahulu tugas mata kuliah barulah kemudian aktif di organisasi. Kesimpulannya, mengikuti kegiatan mata kuliah dalam kampus itu wajib. Alangkah baiknya juga diiringi dengan kegiatan berorganisasi di dalam kampus. Kuliah itu tidak sekedar mencari nilai tertinggi, tetapi kuliah itu kita belajar bersiap untuk menghadapi sulitnya pekerjaan di masa depan dengan bekal ilmu dari kampus.

Padang, 06 Desember 2022

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Mempertegas Kembali Mahasiswa Sebagai Kekuatan Pembaharu

Next Post

Lahirkan Pembina Berinovatif, UKM Pramuka Gelar KMD 2022

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty