UIN IB Upayakan Penghijauan, Dinas Kehutanan Sumbar Sumbangkan 5.000 Bibit Pohon

Serah terima bibit dari Dinas Kehutanan Sumbar bersama Rektor UIN IB, di kampus III Sungai Bangek (sumber:Mifta/ suarakampus.com)

Suarakampus.comUpayakan penghijauan di kampus III, UIN Imam Bonjol Padang adakan kerjasama dengan Dinas Kehutanan Sumatera Barat (Sumbar). Diketahui sebanyak 5.000 bibit disumbangkan untuk UIN IB. (08/06)

Kepala Dinas Kehutanan Sumbar, Yozarwardi Usman Putra menyebutkan ini merupakan penghijauan hutan pertama yang dilakukan di lingkungan Perguruan Tinggi (PT). “UIN IB merupakan kampus perdana yang melakukan penghijauan di Sumbar,” tuturnya.

Ia mengungkapkan secara simbolis Dinas Kehutanan Sumbar sudah melakukan serah terima bibit pohon sebanyak 11 batang. “Bibit ini langsung kami tanam bersama di sebelah gedung rektorat,” jelasnya.

Lanjutnya, untuk penanaman bibit pohon secara keseluruhan pada bulan September mendatang lantaran masa sekarang merupakan musim kemarau. “Mahasiswa akan berpartisipasi dalam penanaman pohon nantinya,” pungkasnya.

“Pihak Dinas Kehutanan hanya membantu secara teknis dan pemberian bibit saja,” sambungnya.

Ia mengatakan terdapat beberapa jenis bibit pohon yang disumbangkan di antaranya, kulin, medang, haru, cendana, dan andalas. “Bibit yang disumbangkan merupakan pohon yang sudah langka,” kata Kepala Dinas Kehutanan Sumbar itu.

Kemudian, ia menegaskan untuk dapat merawat dan menjaga pohon dengan baik sehingga memberikan manfaat kepada mahasiswa dan masyarakat. “Pastikan selalu dijaga agar memberikan keuntungan,” lugasnya.

Ia menuturkan menanam pohon memberikan banyak manfaat seperti menghasilkan oksigen serta menahan erosi dengan akarnya. “Hal yang paling penting membantu menjaga perubahan iklim,” ungkapnya.

Sementara itu, selaku Kepala Bagian (Kabag) Umum UIN IB, Hasbi Hidayat mengatakan sebanyak 25% lahan kampus III tandus dan dikhawatirkan terjadi longsor. “Sudah selayaknya dilakukan penghijauan,” tuturnya.

Ia menjelaskan terdapat sembilan kapling yang akan ditanami pohon, kapling pertama di sebelah kanan gedung rektorat sudah ditanami 101 pohon nusantara, kapling kedua di belakang rektorat ditanami dengan serai wangi. “Ada beberapa kapling juga yang ditanami di sekitar perbatasan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) dan Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek),” paparnya.

Kendati demikian, kata dia, pada kapling tiga dan empat beberapa bibit yang ditanam mati lantaran musim kemarau. “Ada bibit sengon itu mati karena ditanam waktu musim kemarau,” tutupnya. (wng)

Wartawan: Sri Rizki Pauziah Siregar (Mg) dan Miftahul Rahman (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Peran Digitalisasi dalam Tranformasi Kehidupan Masyarakat

Next Post

Mapala Alpichanameru Mendukung Penuh Program Penghijauan Hutan Kampus III UIN IB

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty