450 Mahasiswa Berlaga di KINMU IV Secara Daring

Mahasiswa UIN IB Padang ikuti KINMU IV secara daring dari ruang kerja kampus. (Sumber: Zaza/suarakampus.com)

Suarakampus.com– Kompetisi Ilmiah Nasional Mahasiswa Ushuluddin (KINMU) ke-4 diselenggarakan secara daring oleh tujuh PTKIN anggota, mencatatkan peningkatan peserta menjadi 450 mahasiswa dari seluruh Indonesia. Ajang ini mencakup 34 cabang lomba berbasis keilmuan, seni, dan riset yang berlangsung sejak Januari hingga Juni mendatang, Jumat (23/05).

Sekretaris KINMU, Subhan Ajrin Sudirman mengatakan, pelaksanaan kompetisi dimulai dari pembentukan panitia pada Januari lalu. “Sosialisasi juknis dilakukan Februari, pendaftaran daring dibuka sepanjang April hingga Mei,” ucapnya.

Subhan menambahkan, kompetisi berlangsung pada 20–23 Mei dan akan ditutup secara luring di UIN Raden Fatah Palembang. “Penutupan akan dilaksanakan secara langsung pada bulan Juni,” katanya.

Panitia bidang acara, Rahimatul Hafizah menyampaikan bahwa pendaftaran dilakukan melalui sistem delegasi masing-masing PTKIN. “Peserta dikirim lewat lembaga dan mengisi formulir online yang telah disiapkan,” ujarnya.

Rahimatul menambahkan, setiap peserta wajib memenuhi persyaratan sesuai cabang lomba yang diikuti. “Ada yang menyetor video karya, ada pula yang tampil presentasi lewat Zoom,” jelasnya.

Subhan menyebutkan, UIN Imam Bonjol Padang menyumbang 80 peserta dari total keseluruhan. “Jumlah peserta naik dari 400 menjadi 450 mahasiswa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Subhan menjelaskan, KINMU tahun ini menghadirkan 34 cabang lomba yang terdiri dari empat bidang ilmiah, 19 seni, dan 11 riset. “Cabang seperti debat moderasi dan pantun menjadi penambahan baru tahun ini,” imbuhnya.

Ia juga menegaskan, sistem penilaian melibatkan juri dari masing-masing PTKIN peserta. “Setiap kampus mengirim juri sesuai cabang lomba yang relevan,” ujarnya.

Subhan memastikan tidak ada biaya pendaftaran dalam kompetisi ini. “Seluruh pembiayaan ditanggung pihak pusat,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Subhan berharap KINMU menjadi ruang mahasiswa dalam menciptakan karya ilmiah yang solutif dan kontekstual. “Lewat kolaborasi ini, semoga silaturahmi antar PTKIN semakin kuat dan berdampak positif,” pungkasnya. (ver)

Wartawan: Siti Ulami (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Kenapa Aku Selalu Merepotkan

Next Post

Sebanyak 450 Mahasiswa Adu Gagasan di KINMU IV 2025

Related Posts