Kesiapan UIN IB Gelar Kuliah Daring Dinilai Belum Maksimal

Suarakampus.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dipastikan akan tetap melaksanakan perkuliahan secara daring. Hal itu mengacu pada Surat Edaran Rektor tentang Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran Akademik 2020/2021.

Kendati demikian, beberapa dosen menilai bahwa UIN IB belum siap dalam menggelar kuliah daring tersebut. Seperti yang disampaikan oleh Dosen Sejarah Peradaban Islam Lisna Andora kepada tim suarakampus.com, Senin (11/01).

Lisna mengatakan, supaya berjalan secara efektif fasilitas penunjang perkuliahan daring, baik oleh dosen ataupun mahasiswa harus memadai. “Selama ini perkuliahan menggunakan e-learning belum efektif karena tidak adanya pembinaan dan pelatihan bagi dosen maupun mahasiswa,” katanya.

Lalu, hendaknya dosen harus memerhatikan kondisi mahasiswa  karena berbagai keterbatasan. “Mahasiswa yang kesulitan mendapatkan sinyal harus diberikan dispensasi dalam melaksanakan perkuliahan,” lanjutnya.

Senada dengan Lisna, Dosen Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Alkhendra menuturkan, dalam perkuliahan online kendala utama yang menghambat interaksi perkuliahan adalah sinyal. Pasalnya, sinyal yang tidak bagus menyebabkan komunikasi antara dosen dan mahasiswa terganggu.

“Penguasaan ilmu (akibat sinyal) sedikit terganggu, (akhirnya) banyak mahasiswa hanya plagiat tulisan dari google,” tambahnya di akhir wawancara.

Wartawan: Oktri Lusiandi

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Sistem Bimbingan Daring Dilanjutkan, Ini Tanggapan Dosen dan Mahasiswa

Next Post

Martin Kustati, Berprestasi Sekaligus Berbudi

Related Posts