Luka dalam Diam

Ilustrasi perempuan sedang menangis (Foto: Asih/suarakampus.com)

Oleh: Rafika Mardhatilla

Aku tak mengerti rasa ini
Mengapa ada yang berkecamuk dalam hati
Ingin ku luapkan segala yang menghantui
Pada kau yang menjadi alasan di balik semua ini
Tapi, apa daya mulutku terkunci

Aku mengagumi dirimu
Jangan tanyakan alasan karena aku juga tidak tahu
Yang jelas ada gemuruh yang berkepanjangan dalam detak jantungku
Saat diriku bersamamu atau saat aku melihat fotomu
Aku dibuat jatuh dalam pesonamu
Yang dalam hariku selalu terlintas bayangmu

Aku merasa sepi saat tak ada kabarmu
Dan merasa patah saat ku tahu kau meninggalkanku
Ku lihat dirimu begitu bahagia dengannya
Yang dulu sempat kau cerita, semua karena terpaksa
Nyatanya kau begitu menikmati saat bersamanya
Terlihat begitu menjaga hatimu untuknya

Biarlah kau pergi meninggalkan luka tersendiri dalam diriku
Luka yang tak bisa ku jelaskan, luka yang selalu terasa perih dalam qalbu
Aku hanya bisa menulis dalam tulisan ini
Aku tahu kau tak pernah mengetahui
Aku mengagumimu, aku merindukanmu

Sijunjung, 24 Maret 2021.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

LBH Kota Padang, NP-WCC, dan HWDI Sumbar Adakan Sosialisasi Kekerasan Seksual

Next Post

Aspem Sumbar Akan Gelar Kongres Ke-VI

Related Posts

Teka-Teki SJ-182

Oleh Devira Ikhsaniah Mahasiswi UIN Imam Bonjol Padang Di tengah kebisingan Ibukota Kabar alam meledakkan tangisan Mereka menghirup…
Selengkapnya

Untuk Tuan

Oleh: Lisa Septri Melina Seorang berpakaian compang-camping berdiri tegak menghadap gedung nan megah di seberang sawah Di punggungnya memikul…
Selengkapnya
Total
0
Share