Putri Kecilmu Telah Dewasa

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Oleh: Tasya Maharini

Anggota Magang LPM Suara Kampus UIN Imam Bonjol Padang

Ayah! Kini putri kecilmu telah dewasa
Ia mulai malu untuk menampakkan bahwa ia masih ingin bermanja
Ibu! Kini putri kecilmu mulai mencicipi derita
Katanya, ia rindu kembali bercerita

Bisakah aku terus menjadi putri kecilmu saja
Bisakah aku menahan waktu tuk tak menua?
Tidak! Sayangnya masaku harus tetap kulalui
Jam, menit bahkan detik sekalipun tak bisa ku paksa kembali

Ayah, Ibu setidaknya percayakah kalian akan senyum yang merekah
Senyum yang semoga saja mampu ku cipta
Di matamu cinta pertama saat Tuhan mengizinkan mataku melihat dunia

Ayah, Ibu masihkah matamu kan terbuka
Saat suatu hari aku mampu meraih cita-cita dan membuatmu bangga
Ayah, Ibu saat nanti bahagia menjemputku
Masihkah bisa ku bagi itu denganmu?

Entah apa pun yang ditakdirkan Tuhan kelak untukku
Kali ini kumohon pada-Mu Tuhan
Ajari aku membuatnya bahagia di sisa umurnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pemberian Keringanan UKT pada Mahasiswa, WR II: Tunggu Putusan Ditjen Pendis

Next Post

Terima Kasihku

Related Posts

Ibu Kaulah Mentariku

Oleh: Dini Harianti  Ibu…Kaulah wanita terhebat bagikuSenyumanmu adalah kebahagiaan bagikuKetulusanmu merupakan kehangatan bagiku Ibu…Pengorbananmu sungguh besar bagikuKau menjagaku…
Selengkapnya
Total
0
Share