Rektor UIN IB: Bertambah Guru Besar Menuju Kampus Unggul

Suasana Sesi foto di Gedung J (Sumber: Nur Hikmah/suarakampus.com)

Suarakampus.com- UIN Imam Bonjol Padang langsungkan Rapat Senat Terbuka untuk kukuhkan Guru Besar di Bidang Ilmu Linguistik yakni Hetti Waluati Triana. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Islamic Center dan Multipurpose.

Direktur Jendral Pendidikan Islam Direktorat Pendis Ruchman Basori mengatakan, mendapatkan gelar guru besar bukan semata-mata untuk kepentingan pribadi saja tapi, mampu membawa kepentingan UIN IB. “Sekarang tantangan guru besar sangat tinggi baik itu di perguruan tinggi di Indonesia maupun di kelas dunia, untuk meningkatkan jenjang akademik dosen,” katanya, Rabu (01/03).

“Kebanyakan guru besar saat ini berada pada usia senior namun, ke depannya kita mampu menciptakan guru besar yang usia muda,” tambahnya.

Lanjutnya, guru besar harus mampu menjaga kesucian intelektual jauh terindikasi dari plagiasi, menjaga kesucian finansial, menjaga kesucian biologis melihat pandangan perilaku. “Tidak hanya itu menjaga guru besar juga harus mampu menjaga kesucian ideologis bangsa,” ucapnya.

Sementara itu, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Martin Kustati menuturkan, resminya pengukuhan guru besar dapat memberikan pemikiran yang maju menuju peradaban baru. “Dalam ruangan ini telah lahir tokoh besar dengan ilmu bahasanya dan gagasan untuk peradaban,” tuturnya.

Kemudian, kata Martin dengan bertambahnya guru besar di UIN IB mampu membentuk kampus yang unggul. “Nantinya akan mengikuti pelatihan kepenulisan yang diberikan kepada pihak terkait,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Ia berharap, guru besar yang telah dikukuhkan memberikan kontribusi pemikiran yang inovatif dan aktif beradaptasi dengan kehidupan yang terus berubah. “Semoga akan ada kontribusi langsung untuk meningkatkan reputasi UIN IB sehingga, ini mampu menjadikan universitas yang unggul serta memberikan cahaya bagi kehidupan di kampus,” harapnya. (hrd)

Wartawan: Nur Hikmah Nasution (Mg) dan Lativah Husna (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

TIPD UIN IB Tanggapi Keluhan Mahasiswa Terkait Penggunaan WiFi di Kampus III

Next Post

Guru Besar Linguistik, Bahas Teori Imperialisme Minangkabau dalam Orasi Ilmiahnya

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty