Suarakampus.com– Sampah berserakan di sepanjang Pantai Pasir Jambak setelah terbawa ombak dan arus sungai dari Lubuk Minturun. Kondisi tersebut disebut warga sebagai sampah musiman yang setiap tahun kembali muncul meski sebelumnya sempat dibersihkan, Sabtu (22/8).
Pedagang sekitar pantai, Arif mengatakan, sampah di sekitar Pantai Pasir Jambak memang sudah setiap tahun datang dan nantinya akan hilang dengan sendirinya.
“Sampah di sekitar pantai ini hilang dengan ditimbun pasir dan datang dibawa ombak jika sudah waktunya,” katanya.
Arif menyampaikan, sampah tersebut datang dibawa ombak dan selama ini tidak ada pembersihan khusus dari pihak tertentu.
“Sampah ini tidak ada yang membersihkan, cuma pengunjung-pengunjung saja yang membersihkan setiap sore,” sampainya.
Ia menyebut, ada juga orang yang berjualan di sekitar pantai yang ikut membersihkan, tetapi tidak ada perhatian atau pengaturan dari pemerintah.
“Yang membersihkan ini juga ada orang yang berjualan dan orang yang punya warung masing-masing,” sebutnya.
Sama halnya, salah satu pemilik kedai di sekitar pantai, Gustina mengungkapkan, sampah yang berserakan tersebut merupakan sampah musiman.
“Sampah ini dibawa ombak, sudah pernah dibersihkan tapi datang lagi,” ungkapnya.
Ia mengatakan, sampah yang terlihat sekarang merupakan sampah baru setelah sebelumnya sempat dibersihkan.
“Sudah pernah dibersihkan, sekarang ini sampah baru ini,” katanya.
Gustina menambahkan, sampah yang ada saat bencana sebelumnya sudah dibersihkan, namun kembali datang setelah ombak besar menerjang kawasan tersebut.
“Sudah dibersihkan akibat bencana, terus ada ombak gelombang besar datang lagi sampahnya. Di sini muara selalu berganti-ganti yang datang,” tambahnya.
Menurutnya, sampah tersebut juga berasal dari sungai Lubuk Minturun tembus ke Batang Anai lalu tembus ke Pantai.
“Kalau dibersihkan sampah-sampah itu, percuma karena kadang ombak ini membawanya kembali, dipindahkannya dan kadang dibawanya ke dalam laut,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan, sampah tersebut sempat dibersihkan dan dibakar oleh pemilik warung di sekitar pantai tanpa bantuan ataupun arahan dari pemerintah.
“Sendiri-sendiri membersihkan sampah-sampah berdasarkan garis warung masing-masing,” pungkasnya. (Fau)
Wartawan: Lina Indriani (Mg), Zahra Kurnia Putri (Mg)
Sampah Berserakan di Pantai Pasir Jambak, Warga Sebut Sampah Musiman